BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Mahasiswa Kebidanan Universitas Aufa Royhan Mulai Praktik Belajar Lapangan di Desa Huraba, Targetkan Peningkatan Kesehatan Ibu dan Balita

Ronald Harahap - Sabtu, 31 Januari 2026 10:48 WIB
Mahasiswa Kebidanan Universitas Aufa Royhan Mulai Praktik Belajar Lapangan di Desa Huraba, Targetkan Peningkatan Kesehatan Ibu dan Balita
Program Studi Kebidanan, Program Diploma Tiga Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan, resmi membuka kegiatan PBL bagi mahasiswa semester VI di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PADANGSIDIMPUAN – Program Studi Kebidanan, Program Diploma Tiga Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan, resmi membuka kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) bagi mahasiswa semester VI di Desa Huraba, Kecamatan Angkola Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dosen pembimbing lapangan, serta mahasiswa peserta PBL.

Baca Juga:

Pemerintah Desa Huraba menyambut baik kehadiran mahasiswa, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat setempat.

"PBL merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata di lapangan. Mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi, berkomunikasi dengan baik, dan memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung," ujar perwakilan Fakultas Kesehatan Universitas Aufa Royhan.

Selama PBL, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk edukasi kesehatan ibu dan anak, pendampingan posyandu, serta penguatan peran keluarga dalam menjaga kesehatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif dalam bidang kebidanan.

Kepala Desa Huraba menyampaikan apresiasi atas dipilihnya desanya sebagai lokasi PBL.

"Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat, khususnya terkait kesehatan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," katanya.

Selain menerapkan ilmu kebidanan, mahasiswa juga belajar memahami nilai-nilai sosial, budaya, dan kearifan lokal masyarakat Desa Huraba.

Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam membentuk tenaga kesehatan yang profesional dan berempati.

Dengan dimulainya PBL, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bermakna bagi mahasiswa untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Angkola Timur.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Karo Tinjau Gotong Royong di Tigapanah, Dorong Kawasan Bersih dan Produktif
Setelah Penggeledahan Rumah dan Lima Lokasi Lain, Kejagung Segera Periksa Siti Nurbaya Bakar Sebagai Saksi Kasus Sawit
Puskesmas di Medan Kini Gunakan Sistem BLUD, Masyarakat Bisa Nikmati Layanan Cepat Tanpa Tunggu APBD
Pemprov Sumut Tegaskan Perusahaan Wajib Daftarkan Pekerja ke BPJS, Jangan Mengandalkan PBI Pemerintah
Arak Bali Rayakan Hari ke-6: Dari Minuman Tradisional ke Simbol Kebangkitan Ekonomi Berbasis Budaya
RS di Sumut Padat Imbas Program Berobat Gratis, Pemprov Kembangkan Layanan Kesehatan Regional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru