Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA – Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuna Mendoza.
Diskusi akademik ini digelar pada akhir Januari 2026 di Pusat Kajian Amerika Latin (Centre for Latin America Studies – CeLA) dengan fokus pada dinamika politik, keamanan, dan hubungan internasional Venezuela di tengah perkembangan global terkini.
Dalam pemaparannya, Dubes Acuna Mendoza menegaskan bahwa pemerintahan Venezuela saat ini berada dalam kondisi terkendali, dengan Wakil Presiden Delcy Rodríguez menjalankan kepemimpinan sementara sesuai mekanisme konstitusional.Baca Juga:
Menurutnya, pemerintah tengah melakukan konsolidasi hukum internasional guna memastikan setiap kebijakan tetap sejalan dengan prinsip hukum global.
"Kami berkomitmen menjaga kesinambungan pemerintahan sesuai prinsip konstitusional, dengan pendekatan berbasis hukum internasional, dan membuka ruang kontribusi akademik untuk memperkaya perspektif global atas situasi yang berkembang," kata Dubes Acuna Mendoza.
Meski hubungan diplomatik formal antara Venezuela dan Amerika Serikat saat ini tidak berjalan, Dubes menyebut kanal komunikasi antar-pimpinan negara tetap terbuka. Fokus pemerintah kini lebih pada stabilitas nasional dan keamanan jangka panjang.
Wakil Dekan FISIP Universitas Moestopo, Andre Ardi, menekankan pentingnya perguruan tinggi sebagai ruang dialog akademik dalam merespons isu global.
"Kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk membuka ruang diskusi berbasis ilmu pengetahuan. Kunjungan ini memperkaya perspektif mahasiswa dan dosen dalam memahami dinamika konflik internasional secara lebih utuh dan berimbang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua CeLA, Kesi Yovana, menambahkan bahwa situasi Venezuela tak terlepas dari sejarah panjang sanksi ekonomi, terutama di sektor energi, yang berdampak pada negara mitra dan tatanan global.
"Isu sanksi ekonomi, politik energi, dan keamanan internasional saling beririsan. Hal ini menjadi kajian penting bagi akademisi, khususnya dalam studi hubungan internasional," ungkapnya.
Ketua Prodi Hubungan Internasional, Nadirah, menegaskan kontribusi akademik melalui penelitian, publikasi ilmiah, dan forum diskusi dapat menjadi bagian dari knowledge-based diplomacy yang semakin relevan di era global.
"Kami mendorong mahasiswa dan dosen menjadikan isu global sebagai bahan kajian ilmiah yang kritis dan berimbang," tegasnya.
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN