AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA – Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, mengingatkan tentang ancaman penurunan mutu pendidikan tinggi di Indonesia akibat ledakan jumlah mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta.
Menurut Prof. Didik, tren penerimaan mahasiswa baru yang sangat masif, terutama di PTN Berbadan Hukum (PTNBH), cenderung lebih menekankan kuantitas demi pendanaan operasional ketimbang kualitas riset.Baca Juga:
Fenomena ini, ujar Prof. Didik, menjadikan kampus terjebak dalam "industri kursus kuliah massal" yang mengancam kualitas akademik nasional.
"Universitas yang seharusnya menjadi pusat riset dan pengembangan ilmu justru terfokus pada pengajaran masal. Ini berbeda jauh dengan kampus top dunia yang membatasi jumlah mahasiswa untuk menjaga kualitas dan rasio fokus pada penelitian," ujar Prof. Didik.
Data penerimaan mahasiswa baru menunjukkan beberapa PTN besar kini menampung belasan hingga puluhan ribu mahasiswa per tahun. Hal ini memengaruhi daya saing global pendidikan tinggi Indonesia.
Hingga kini, belum ada universitas di tanah air yang masuk peringkat 100 besar dunia, tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura.
Prof. Didik juga menyoroti ketimpangan antara PTN dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Kebijakan ekspansi mahasiswa di PTN disebut perlahan mematikan peran PTS, yang sebagian besar berbasis masyarakat sipil.
Sebagai solusi, Prof. Didik mengusulkan:
1. Penerapan batas maksimal mahasiswa S1 di PTN.
2. Fokus ekspansi ke program pascasarjana dan riset strategis.
3. Reformasi sistem insentif dosen dan dukungan fiskal bagi PTS untuk menjaga inovasi dan ekosistem pendidikan tinggi nasional.
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN