BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Seskab Buka Suara: MBG Tidak Potong Anggaran Pendidikan, Tapi Publik Masih Bingung

Nurul - Jumat, 27 Februari 2026 16:22 WIB
Seskab Buka Suara: MBG Tidak Potong Anggaran Pendidikan, Tapi Publik Masih Bingung
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran dan program pendidikan nasional. Klarifikasi ini disampaikan menanggapi narasi yang menyebut MBG "memotong" anggaran pendidikan.

"Saya ingin meluruskan pemahaman dan narasi yang keliru. Program MBG tidak mengurangi program pendidikan. Semua program strategis pendidikan dari periode sebelumnya tetap berjalan, bahkan ditambah," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga:
Teddy menekankan, MBG dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Penganggarannya telah melalui mekanisme resmi pemerintah bersama DPR, termasuk kesepakatan di Badan Anggaran (Banggar).Selain itu, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menambah program pendidikan.

Program Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar tetap berjalan, sementara inisiatif baru seperti Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak yang putus sekolah atau belum pernah sekolah.

Dalam hal renovasi sekolah, pemerintah telah memperbaiki sekitar 16 ribu bangunan sekolah pada tahun 2025 dengan total anggaran Rp 17 triliun.

Pemberian tunjangan untuk guru honorer dan guru non-ASN juga ditingkatkan, termasuk pembayaran langsung setiap bulan ke rekening guru, sebagai upaya memperkuat kesejahteraan tenaga pendidik.

Klarifikasi Seskab ini muncul setelah PDIP menyoroti bahwa dana MBG sebesar Rp 223,5 triliun diambil dari total anggaran pendidikan Rp 769 triliun, yang memicu pertanyaan publik terkait prioritas penggunaan anggaran.

Seskab menegaskan, anggaran MBG berasal dari efisiensi dan tetap memperhatikan seluruh program pendidikan.

Teddy menutup, "Tujuan utama MBG adalah memperkuat kualitas sumber daya manusia tanpa mengurangi hak dan fasilitas pendidikan anak-anak Indonesia."*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kinerja Bawaslu Kota Binjai Dapat Apresiasi Praktisi Hukum, Mediasi Jadi Fokus Utama
Medan Jadi Kota Termiskin di Sumut, Zulkarnaen Tekankan Distribusi Bansos Tepat Sasaran
Seskab Pastikan Guru Tak Diabaikan: Insentif Naik, Tunjangan Bertambah
Kelalaian SPPG Padangsidimpuan, Anak SD Terima Roti Berjamur Program MBG
Doli Kurnia Dukung Komcad untuk ASN dan Warga Negara, Syaratnya…
Airlangga Pastikan Produk RI Tetap Bebas Bea Masuk 0% ke AS, Meski Trump Dibatalkan MA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru