BREAKING NEWS
Jumat, 15 Mei 2026

Hasil LCC 4 Pilar Kalbar Diprotes, GTI Sebut Penilaian Tak Konsisten dan Cederai Edukasi Kebangsaan

gusWedha - Jumat, 15 Mei 2026 07:20 WIB
Hasil LCC 4 Pilar Kalbar Diprotes, GTI Sebut Penilaian Tak Konsisten dan Cederai Edukasi Kebangsaan
Polemik hasil Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 terus menjadi sorotan publik. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Polemik hasil Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026 terus menjadi sorotan publik. Garda Tipikor Indonesia mendesak MPR RI segera melakukan koreksi administratif terhadap hasil perlombaan guna menjaga marwah kegiatan edukasi kebangsaan tersebut.

Sekretaris Jenderal DPP Garda Tipikor Indonesia, Deri Hartono, menilai substansi utama lomba bukan sekadar menentukan juara, melainkan memperkuat pemahaman pelajar terhadap 4 Pilar Kebangsaan.

"Esensi lomba cerdas cermat ini adalah sosialisasi dan penguatan pemahaman 4 Pilar kebangsaan bagi pelajar. Jika proses penilaiannya inkonsisten, pesan sosialisasi itu jadi kabur," ujar Deri Hartono, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga:

Polemik mencuat setelah hasil final memperlihatkan Group C dari SMAN 1 Pontianak harus puas sebagai runner up usai kalah 20 poin dari Group B SMAN 1 Sambas.Dalam hasil akhir, Group B memperoleh 90 poin, sedangkan Group C mengantongi 70 poin.

GTI menilai perbedaan keputusan juri terhadap jawaban yang dianggap serupa menjadi pemicu utama kontroversi. Pada babak rebutan, Group C disebut mendapat pengurangan nilai minus 5, sementara jawaban serupa dari Group B justru memperoleh tambahan poin plus 10.

Menurut Deri, solusi mengulang perlombaan bukan langkah yang tepat karena dinilai hanya menghabiskan waktu dan anggaran penyelenggaraan.

"Koreksi yang adil adalah menganulir minus 5 untuk Group C, lalu memindahkan atau menambahkan poin 10 yang diberikan kepada Group B kepada Group C," katanya.

Ia juga menyoroti dampak psikologis terhadap para peserta akibat polemik yang berkepanjangan. Menurutnya, para pelajar seharusnya mendapatkan kepastian dan rasa keadilan setelah mengikuti kompetisi tersebut.

Deri berharap evaluasi ini menjadi momentum pembenahan sistem penjurian agar kegiatan serupa ke depan berlangsung lebih transparan, profesional, dan tetap menjaga tujuan utama pendidikan kebangsaan.

Sebelumnya, MPR RI disebut tengah melakukan evaluasi terhadap dewan juri dan meninjau ulang hasil perlombaan yang kini ramai diperbincangkan publik.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC Empat Pilar, MPR Buka Suara
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang LCC 4 Pilar Kalbar, Dukung SMAN 1 Sambas Melaju ke Tingkat Nasional
Wapres Gibran Undang Siswa SMAN 1 Pontianak ke Istana Usai Polemik LCC MPR, Ini yang Dibahas
Polemik LCC MPR Berujung Gugatan, Ahmad Muzani Buka Suara
Ahmad Muzani Akui Ada Kekhilafan, Final LCC MPR Kalbar Diulang
Siswi Pontianak yang Protes Penilaian LCC MPR Kini Dapat Tawaran Kuliah Gratis ke China
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru