BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Pemko Medan Perluas Program Tebus Ijazah, Kini Jangkau Siswa Madrasah Swasta

Abyadi Siregar - Kamis, 11 Juni 2026 15:26 WIB
Pemko Medan Perluas Program Tebus Ijazah, Kini Jangkau Siswa Madrasah Swasta
Pemerintah Kota Medan memperluas Program Tebus Ijazah pada tahun anggaran 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Pemerintah Kota Medan melanjutkan sekaligus memperluas Program Tebus Ijazah pada tahun anggaran 2026.

Program yang menjadi salah satu prioritas Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ini kini tidak hanya menyasar sekolah swasta di bawah Dinas Pendidikan, tetapi juga madrasah swasta yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Prayogi, mengatakan perluasan program dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan tertahannya ijazah anak mereka di sekolah karena tunggakan biaya pendidikan.

Baca Juga:

"Mulai tahun ini, Program Tebus Ijazah juga mencakup Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta yang setara dengan jenjang SD dan SMP," kata Prayogi di SMP Negeri 1 Medan, Kamis, 11 Juni 2026.

Program Tebus Ijazah ditujukan bagi peserta didik maupun alumni SD dan SMP yang telah menyelesaikan pendidikan, namun belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi keluarga dalam melunasi biaya sekolah.

Menurut Prayogi, jumlah penerima manfaat tahun ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada pelaksanaan tahun 2025, program tersebut berhasil membantu sekitar 360 siswa. Sementara pada tahun ini, kuota penerima manfaat ditingkatkan menjadi 500 orang.

Meski diperluas, penerima bantuan tetap harus memenuhi persyaratan utama, yakni berstatus sebagai warga Kota Medan yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).

"Program ini diprioritaskan bagi warga Kota Medan. Untuk masyarakat di luar Kota Medan saat ini belum dapat diakomodasi," ujarnya.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan menerapkan proses pendataan dan verifikasi secara berlapis.

Tahapan dimulai dengan pemetaan sekolah-sekolah swasta yang masih menahan ijazah siswa akibat tunggakan biaya pendidikan.

Selanjutnya, pihak sekolah mengusulkan nama calon penerima bantuan yang dinilai memenuhi kriteria.

Data tersebut kemudian dicocokkan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Dinas Sosial.

Siswa yang masuk dalam kategori prioritas berdasarkan data tersebut akan diproses lebih lanjut sebagai calon penerima manfaat.

Selain itu, pemerintah juga membuka ruang verifikasi bagi keluarga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi secara mendadak namun belum tercatat dalam DTSEN.

Dalam kondisi seperti itu, Dinas Pendidikan akan melakukan klarifikasi lapangan bersama pihak sekolah, kelurahan, dan kecamatan setempat.

Prayogi menjelaskan, setelah dinyatakan lolos verifikasi, seluruh tunggakan biaya pendidikan siswa akan dibayarkan langsung oleh Pemerintah Kota Medan kepada pihak yayasan atau sekolah yang bersangkutan.

Dengan demikian, ijazah yang selama ini tertahan dapat segera diserahkan kepada siswa sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan.

Program Tebus Ijazah menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Medan untuk memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan maupun memperoleh pekerjaan hanya karena terkendala biaya sekolah yang belum mampu dilunasi keluarganya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemko Medan Bergerak Cepat Atasi Krisis Air di Medan Amplas, Tiga Truk Tangki Air Dikerahkan
Pemko Tanjungbalai Terima Penghargaan dari Menteri Hukum atas Dukungan Program Bantuan Hukum Masyarakat
Bupati Asahan Terima Penghargaan Menteri Hukum RI, Komitmen Perluas Akses Keadilan bagi Masyarakat
Gubernur Mualem dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Blok Andaman, Aceh Dorong Pengolahan Gas di Darat
Ketua TP PKK Asahan Tinjau PAUD, UMKM Berprestasi, dan Taman Baca, Perkuat Pendidikan serta Ekonomi Keluarga
Prabowo Ungkap MBG hingga Sekolah Rakyat Jadi Strategi Besar Bangun SDM Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru