BREAKING NEWS
Senin, 24 Agustus 2026

"Jangan Cuma Selempang Ditempel di Badan," Rico Waas Tegaskan Bunda PAUD Medan Wajib Turun Langsung ke Lapangan

Abyadi Siregar - Senin, 24 Agustus 2026 15:55 WIB
"Jangan Cuma Selempang Ditempel di Badan," Rico Waas Tegaskan Bunda PAUD Medan Wajib Turun Langsung ke Lapangan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, saat melantik Airin Rico Waas sebagai Bunda PAUD Kota Medan sekaligus mengukuhkan Pokja Bunda PAUD Medan di Gedung Serbaguna TP PKK Medan, Senin (24/8/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Bunda PAUD tidak hanya menjalankan peran secara seremonial. Ia menegaskan Bunda PAUD harus turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi pendidikan, kesehatan, gizi hingga perlindungan anak usia dini.

Hal itu disampaikan Rico saat melantik Airin Rico Waas sebagai Bunda PAUD Kota Medan sekaligus mengukuhkan Pokja Bunda PAUD Medan di Gedung Serbaguna TP PKK Medan, Senin (24/8/2026).

Rico mengatakan jabatan Bunda PAUD merupakan amanah untuk memperkuat fondasi pendidikan dan pembentukan karakter anak. Menurutnya, usia 0-6 tahun merupakan masa penting dalam perkembangan anak sehingga membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga:

"Pendidikan anak usia dini sangat penting karena di sinilah fondasinya dibentuk. Kalau fondasinya tidak kuat, tentunya ke depannya akan sulit membangun," kata Rico.

Karena itu, dia meminta Bunda PAUD Medan bersama Bunda PAUD kecamatan hingga kelurahan menyusun program yang tidak hanya berfokus pada pendidikan formal. Perhatian juga harus mencakup lingkungan keluarga, kesehatan, gizi, pola asuh, aktivitas bermain dan belajar hingga perlindungan anak.

Rico turut menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan rumah yang aman bagi anak. Menurutnya, apa yang dilihat dan didengar anak sejak usia dini dapat tersimpan dalam memori dan turut membentuk karakter.

"Anak-anak itu memiliki sistem memori yang kadang-kadang kita tidak bisa pahami. Apa yang dia lihat, dia bisa serap. Dia bisa lihat, dia bisa rasakan dan itu membentuk karakternya," ujarnya.

Dia juga mengingatkan orang tua agar tetap memberikan pendampingan di tengah kesibukan bekerja. Anak, kata Rico, membutuhkan ruang untuk bermain sekaligus belajar agar perkembangan mental dan kemampuan berpikirnya dapat tumbuh secara optimal.

"Bunda PAUD ini tidak hanya bicara tentang pendidikan anak usia dini saja, tapi semuanya. Bicara tentang mentalitas, hubungan keluarga, pendidikan, keaktifan bermain dan belajar anak, serta gizinya," kata Rico.

Dalam aspek kesehatan, Rico meminta perhatian lebih terhadap asupan makanan anak, termasuk jajanan yang berpotensi tidak sehat. Pemenuhan gizi sejak usia dini dinilai penting untuk mendukung daya tahan tubuh, tumbuh kembang dan perkembangan otak.

Bunda PAUD juga diminta peka terhadap berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan anak, mulai dari anak yang dipekerjakan, kurang mendapatkan perhatian, persoalan gizi hingga anak yang belum memperoleh imunisasi.

Bunda PAUD kecamatan bersama kelurahan diharapkan dapat menjadi ujung tombak sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat.

Rico juga mendorong Pokja Bunda PAUD Medan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperbarui strategi serta metode pendidikan anak usia dini. Program yang dibuat diharapkan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah.

Menutup arahannya, Rico kembali menegaskan agar pelantikan Bunda PAUD tidak berhenti pada seremoni. Selempang yang dikenakan harus menjadi simbol tanggung jawab untuk bergerak dan melihat langsung kondisi PAUD di lapangan.

"Jangan selempang hanya ditempelkan di badan saja, tapi lakukan gerakan. Turun ke lapangan, periksa bagaimana PAUD-PAUD kita. Mari kita semuanya bertanggung jawab untuk pendidikan anak usia dini kita," tegasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Medan Airin Rico Waas mengatakan amanah yang diterimanya bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.

Airin berkomitmen mendorong peningkatan mutu dan perluasan akses layanan PAUD, sekaligus memperkuat perhatian terhadap pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, kesejahteraan dan perlindungan anak.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Bunda PAUD kecamatan, melalui koordinasi, pendampingan, pengawasan serta evaluasi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas turut melantik Pokja Bunda PAUD Medan. Kepengurusan itu dipimpin Ketua Ismail Marzuki Siregar, Wakil Ketua Martinijal Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Yuana Benny Iskandar, Wakil Sekretaris Fahriatun Nisa Erfin Fahrurrazi, Bendahara Angela Agha Novrian dan Wakil Bendahara Reni Khirul Azmi.

Pengurus juga dilengkapi sejumlah bidang, antara lain pendidikan, kesehatan serta hukum, humas dan sosial.

Setelah Airin dilantik sebagai Bunda PAUD Medan, selanjutnya dilakukan pelantikan Bunda PAUD kecamatan se-Kota Medan. Pelantikan ditandai dengan penyematan selempang dan pin.

Pemko Medan berharap program PAUD tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar diterapkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga memberikan dampak langsung bagi tumbuh kembang anak.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru