Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
DELI SERDANG – Kepedulian terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan Universitas Al-Azhar Medan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Batu Rejo, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di tengah masyarakat Desa Batu Rejo tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Al-Azhar Medan, Assoc. Prof. Dr. Ir. Mawardi, ST, MT, bersama Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, para fungsionaris universitas, dosen, serta mahasiswa yang tergabung dalam KKN Kelompok 16.
Baca Juga:
Kegiatan pengabdian tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, Universitas Al-Azhar Medan juga menunjukkan perhatian terhadap kondisi lingkungan serta keberlanjutan alam di wilayah pedesaan.
Salah satu kegiatan utama dalam pengabdian tersebut adalah penanaman pohon di sekitar bantaran sungai Desa Batu Rejo. Penanaman pohon dilakukan sebagai langkah untuk menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat kepedulian masyarakat terhadap alam, sekaligus membantu menjaga kawasan di sekitar aliran sungai.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Al-Azhar Medan secara simbolis menyerahkan bantuan bibit tanaman produktif kepada masyarakat Desa Batu Rejo. Sebanyak 300 bibit pohon disiapkan untuk ditanam di sepanjang pinggiran sungai.
Bibit tanaman tersebut merupakan bantuan dari BPDAS, terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan tanaman penghijauan, di antaranya mangga, petai, jengkol, durian, alpukat, nangka, serta mahoni.
Penanaman berbagai jenis pohon tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga dapat menjadi aset bagi masyarakat dalam jangka panjang. Tanaman produktif yang tumbuh dan berkembang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Selain itu, keberadaan pepohonan di kawasan pinggiran sungai diharapkan mampu membantu menjaga kondisi lingkungan, mengurangi risiko kerusakan tanah di sekitar aliran sungai, serta menciptakan kawasan yang lebih hijau dan asri.
Rektor Al-Azhar: Pengabdian Harus Memberikan Manfaat Nyata
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Al-Azhar Medan, Assoc. Prof. Dr. Ir. Mawardi, ST, MT, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Batu Rejo, masyarakat, mahasiswa KKN, dosen pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat secara langsung. Program pengabdian masyarakat menjadi salah satu sarana bagi civitas akademika untuk berinteraksi sekaligus berkontribusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan penanaman pohon juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar mengenai kehidupan masyarakat secara langsung, tetapi juga mendapatkan pengalaman untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan yang memiliki manfaat jangka panjang.
KKN Kelompok 16 Turut Ambil Bagian
Baca Juga:
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut juga berkaitan erat dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Al-Azhar Medan di Desa Batu Rejo.
Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dengan kehidupan masyarakat. Mahasiswa dituntut tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku kuliah, tetapi juga mampu membangun komunikasi, bekerja sama, dan memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan penanaman pohon, mahasiswa KKN Kelompok 16 turut terlibat dalam upaya menjaga lingkungan desa sekaligus mengajak masyarakat untuk memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem di sekitar mereka.
Panitia Sampaikan Terima Kasih
Ketua Panitia KKN, Muhammad Ridho, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas Al-Azhar Medan, jajaran pimpinan universitas, para dosen, Pemerintah Desa Batu Rejo, BPDAS, masyarakat, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 16 yang telah berpartisipasi.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Batu Rejo.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang positif bagi masyarakat Desa Batu Rejo," ujar Muhammad Ridho.
Kades Batu Rejo Apresiasi Kepedulian Al-Azhar
Sementara itu, Kepala Desa Batu Rejo, Misdi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Rektor Universitas Al-Azhar Medan beserta seluruh civitas akademika yang telah memilih Desa Batu Rejo sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Misdi, kehadiran Universitas Al-Azhar Medan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama melalui kegiatan yang berkaitan langsung dengan lingkungan.
Baca Juga:
Ia berharap kerja sama dan hubungan baik antara Pemerintah Desa Batu Rejo dengan Universitas Al-Azhar Medan dapat terus terjalin dan ditingkatkan pada masa mendatang.
Masdi juga menilai kegiatan penanaman pohon di sekitar aliran sungai merupakan langkah yang sangat positif. Dengan adanya penghijauan, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga sungai dan lingkungan sekitar.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Al-Azhar Medan beserta seluruh civitas akademika atas dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya masyarakat Desa Batu Rejo. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena selain memberikan manfaat kepada masyarakat, juga membantu menjaga lingkungan dan aliran sungai," ungkap Masdi.
300 Pohon Diharapkan Tumbuh Menjadi Warisan untuk Generasi Mendatang
Penanaman 300 pohon tersebut menjadi simbol kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pohon yang ditanam hari ini mungkin belum memberikan manfaat secara langsung. Namun, beberapa tahun ke depan, pohon-pohon tersebut diharapkan tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa menjaga alam tidak harus dimulai dengan sesuatu yang besar. Langkah sederhana seperti menanam dan merawat pohon dapat menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Universitas Al-Azhar Medan melalui kegiatan pengabdian tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan di Desa Batu Rejo diharapkan dapat menjadi contoh kolaborasi positif antara dunia akademik dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan semangat pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan, 300 pohon yang ditanam di Desa Batu Rejo diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari masa depan desa sekaligus menjadi warisan bagi generasi yang akan datang.* (MR Tan)
(Penulis:Mr.Tan)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.