BREAKING NEWS
Jumat, 25 September 2026

Kuota 1.000 Siswa Terancam Tertahan, Sekolah Rakyat 2 Medan Desak Pemkot-Pemprov Tambah Guru Agama

Nurul - Jumat, 25 September 2026 15:44 WIB
Kuota 1.000 Siswa Terancam Tertahan, Sekolah Rakyat 2 Medan Desak Pemkot-Pemprov Tambah Guru Agama
ilustrasi. (Foto: fajarpendidikan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Medan di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, masih kekurangan tenaga guru. Pihak sekolah pun mengajukan permohonan tambahan guru kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Medan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara.

Kepala SMA dan SD SRT 2 Medan Syahripal Putra mengatakan kebutuhan guru yang masih belum terpenuhi salah satunya untuk mata pelajaran agama.

"Kita juga meminta kepada Pemko maupun Pemprov untuk mengadakan guru. Namun memang tentu saja ada guru yang kita belum dapat, yaitu guru agama karena di tingkat Pemprov maupun Pemko sendiri itu kekurangan," kata Syahripal saat menerima kunjungan Deputi 3 Bakom RI Kurnia Ramadhana, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Syahripal, sekolah juga memiliki opsi merekrut tenaga pengajar secara mandiri sesuai aturan yang berlaku. Guru yang dinilai memenuhi kualifikasi nantinya dapat diusulkan untuk mendapatkan surat keputusan dari Kementerian Sosial.

Pemkot Medan dan Pemprov Sumut sebelumnya telah membantu menambah tiga guru untuk jenjang SD di SRT 2 Medan. Namun, kebutuhan guru agama masih belum terpenuhi.

"Sudah ada bantuan (dari Pemkot dan Pemprov). Sudah ada bantuan sebanyak tiga guru SD, namun tadi saya sampaikan ada guru yang juga di Pemko kekurangan yakni guru agama," ujarnya.

Sementara itu, Kurnia Ramadhana mengatakan kekurangan guru menjadi salah satu alasan kuota siswa SRT 2 Medan hingga 1.000 orang belum dapat dipenuhi.

Menurut Kurnia, jumlah tenaga pendidik harus disesuaikan dengan jumlah siswa agar proses pembelajaran tetap berjalan secara optimal.

"Iya, seperti yang tadi disampaikan oleh Pak Kepala Sekolah, ternyata tenaga guru belum begitu mencukupi, namun sekarang sedang berproses koordinasi dengan Pemko dan Pemprov," kata Kurnia.

Ia menambahkan, saat ini terdapat kondisi jumlah siswa yang belum sepenuhnya seimbang dengan jumlah guru, terutama pada jenjang sekolah dasar. Karena itu, pengisian kuota siswa masih menunggu penambahan tenaga pendidik.

"Iya, tentu kalau kita melihat ada cukup banyak anak-anak SD yang ada di Sekolah Rakyat dan belum berimbangan antara jumlah siswa dan jumlah guru. Tentu dalam hal ini sebagaimana tadi disampaikan oleh Pak Kepala Sekolah, prosesnya sedang berjalan hari ini," ujarnya.

Di sisi lain, Kurnia menilai kebutuhan dasar siswa di SRT 2 Medan telah terpenuhi dengan layak.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dengar Tangisan Tengah Malam, Warga Medan Kaget Temukan Bayi Mungil Tergeletak di Steling Jualan
BRT Mebidang Siapkan Sistem Sekali Bayar, Penumpang Bisa Transit Tanpa Bayar Lagi
Dukung Pemenuhan Hak Integrasi WBP, Lapas Labuhan Ruku Gandeng Bapas Medan Gelar Litmas bagi 36 Warga Binaan
Harga Ayam di Sumut Tembus Rp50.550 per Kg, UMKM Kuliner Mulai Terjepit
Drainase Jalan Gaperta Diperbesar, Rico Waas Harap Genangan dan Banjir Berkurang
Pemko Medan Juara 1 TP2DD Wilayah Sumatera, Digitalisasi Transaksi Daerah Makin Diperkuat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru