Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN- Masa Ta'aruf (MASTA) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) digelar di Aula Fakultas Teknik UMSU, Rabu (30/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses kaderisasi sekaligus pembentukan karakter mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
MASTA diikuti ratusan mastawan dan mastawati dari tiga program studi, yakni Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Teknik Elektro.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Teknik UMSU, Pimpinan Cabang (PC) IMM Kota Medan, serta senior dan alumni IMM.
Baca Juga:
Dalam agenda orasi ilmiah, alumni Fakultas Teknik UMSU Edi Saputra, ST menekankan pentingnya transformasi kader IMM melalui penguatan keilmuan, kepemimpinan dan kepedulian sosial.

Edi yang saat ini menjadi anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PAN mengatakan mahasiswa tidak cukup hanya aktif dalam organisasi. Menurutnya, kader juga perlu memiliki kemampuan akademik dan kepemimpinan yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.
"Kader IMM harus mampu bertransformasi. Tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas keilmuan, karakter kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap masyarakat," ujar Edi.
Ia menilai perkembangan teknologi, termasuk digitalisasi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membuat mahasiswa Fakultas Teknik perlu terus meningkatkan kompetensi.
Edi mendorong kader IMM tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi dan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Kader IMM harus mampu menjadi inovator dan problem solver. Ilmu yang diperoleh di kampus harus melahirkan karya dan memberikan manfaat," katanya.
Menurut Edi, perkembangan teknologi harus diikuti dengan kemampuan mahasiswa dalam memahami dan memanfaatkannya secara produktif. Karena itu, penguatan kapasitas akademik dan organisasi dinilai perlu berjalan beriringan.
MASTA Jadi Awal Proses Kaderisasi
Edi juga mengingatkan MASTA bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan awal dari proses kaderisasi yang perlu dilanjutkan melalui berbagai kegiatan pengembangan diri.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.