Jawab Keluhan Warga Wali Kota Tanjungbalai Garansi Jembatan Keropos Pulo Simardan Kelar Desember
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau progres rehabilitasi jembatan di Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami, Kelurahan Pulo
PEMERINTAHAN
MEDAN- Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Assoc. Prof. Ir. Ade Faisal, S.T., M.Sc., Ph.D., berpesan kepada mahasiswa baru agar tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter serta kepedulian terhadap masyarakat.
Pesan itu disampaikan Ade Faisal saat menutup rangkaian Masa Ta'aruf (MASTA) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknik UMSU di Halaman Fakultas Teknik UMSU, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan MASTA tersebut diikuti ratusan mahasiswa baru dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Teknik Elektro. Penutupan turut dihadiri pimpinan fakultas dan program studi, dosen pendamping, pengurus serta panitia IMM Fakultas Teknik UMSU, senior dan alumni IMM.Baca Juga:
Dalam sambutannya, Ade Faisal meminta mahasiswa menjadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.
"Jadilah insinyur yang humanis. Kuasai ilmu dan teknologi, tetapi jangan kehilangan kepedulian terhadap manusia. Ilmu yang kalian miliki nantinya harus mampu memberikan manfaat dan menghadirkan solusi bagi masyarakat," pesan Ade.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin cepat membutuhkan lulusan teknik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial.
Mahasiswa Fakultas Teknik, kata Ade, nantinya akan berhadapan dengan berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat. Karena itu, kemampuan teknis perlu berjalan beriringan dengan kepekaan terhadap lingkungan dan kebutuhan manusia.
"Ketika kalian merancang sebuah bangunan, mengembangkan teknologi, membuat sistem kelistrikan, atau menyelesaikan persoalan teknik lainnya, ingat bahwa hasil kerja kalian akan bersentuhan dengan kehidupan manusia. Karena itu, ilmu harus disertai tanggung jawab dan nilai kemanusiaan," ujarnya.
Ade juga mengingatkan pentingnya hubungan yang sehat antara mahasiswa baru dan senior. Ia meminta lingkungan kampus menjadi ruang yang aman untuk belajar, bertumbuh dan mengembangkan potensi.
"Senior bukan untuk ditakuti, tetapi untuk menjadi tempat belajar dan berbagi pengalaman. Junior bukan untuk direndahkan, tetapi harus dibimbing dan diberikan ruang untuk berkembang," tegasnya.
Ia berharap semangat kebersamaan dapat terus tumbuh di lingkungan Fakultas Teknik UMSU. Perbedaan latar belakang, program studi maupun angkatan, menurutnya, tidak boleh menghalangi mahasiswa dalam membangun persaudaraan.
MASTA IMM juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pengenalan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal kehidupan akademik, organisasi dan nilai-nilai Muhammadiyah sekaligus memahami pentingnya kontribusi kepada masyarakat.
Ade mengajak mahasiswa memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan akademik maupun organisasi.
"Jangan hanya mengejar nilai dan gelar. Bangun pengalaman, persahabatan, kepemimpinan, dan kepedulian. Karena ketika nanti kalian lulus, masyarakat tidak hanya membutuhkan orang yang pintar, tetapi juga orang yang dapat dipercaya dan memberikan manfaat," katanya.
Mahasiswa juga diminta tidak takut bermimpi dan menjalani proses selama menempuh pendidikan di Fakultas Teknik UMSU.
"Nikmati prosesnya. Tidak semua perjalanan akan mudah, tetapi jangan pernah menyerah. Belajar dari kesalahan, hormati dosen, sayangi teman, jaga nama baik almamater, dan tetap rendah hati ketika suatu saat kalian berhasil," pesannya.
Penutupan MASTA IMM Fakultas Teknik UMSU menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga membentuk mahasiswa yang berilmu, berkarakter, mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Melalui semangat "Jadilah Insinyur yang Humanis", mahasiswa baru Fakultas Teknik UMSU diharapkan dapat tumbuh menjadi lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang teknik, tetapi juga mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.* (dh)
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau progres rehabilitasi jembatan di Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami, Kelurahan Pulo
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) melakukan monitoring pelaksanaan
KESEHATAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina memantau langsung penyaluran Program Ma
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungbalai memperkuat sinergi dalam upaya
PEMERINTAHAN
JAKARTA, 29 SEPTEMBER 2026 PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat langkahnya di pasar aluminium global melalui p
EKONOMI
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungbalai menggelar razia atau operasi t
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah 12 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat fungsi
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Jumat (2/10/2026) terpantau masuk kategori tidak sehat. Berdasarkan data indeks kualitas udara, Me
KESEHATAN
JAKARTA Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Muhammad Rullyandi, ahli hukum tata negara yang diajukan relawan Militan Gibran 08 Nusantar
POLITIK