Iskandar Muda Hasibuan: Pilpres 2029 Bukan Sekadar Elektabilitas, tetapi Ujian Kepercayaan Publik
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
JAKARTA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengungkapkan alasan pemerintah berencana menerapkan kembali kebijakan tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027/2028.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong siswa lebih giat belajar, menguasai materi pelajaran, serta membangun karakter yang kuat.
Menurut Mu'ti, capaian akademik peserta didik saat ini masih perlu ditingkatkan agar mereka lebih siap menghadapi tantangan pada masa depan.Baca Juga:
Karena itu, evaluasi kenaikan kelas nantinya tidak hanya mempertimbangkan kemampuan akademik, tetapi juga perkembangan karakter siswa.
"Melalui kebijakan tidak naik kelas secara otomatis, pemerintah berharap peserta didik lebih termotivasi untuk belajar, meningkatkan penguasaan materi, serta membangun karakter dan mental yang kuat," ujar Abdul Mu'ti di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (17/10).
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kenaikan kelas akan menjadi bagian dari evaluasi proses belajar siswa.
Dengan demikian, siswa tidak hanya dituntut menyelesaikan pembelajaran, tetapi juga diharapkan benar-benar memahami materi dan menunjukkan perkembangan karakter.
Abdul Mu'ti mengatakan, rencana penerapan kebijakan tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan telah memperoleh persetujuan.
Pemerintah kini masih mengkaji aturan pelaksanaannya sebelum kebijakan diterapkan secara resmi.
"Sekarang ini kami sudah melakukan proses pengkajian dan insya Allah tahun ajaran baru 2027/2028 akan mulai diberlakukan," terangnya.
Selain kebijakan kenaikan kelas, pemerintah juga tengah menyiapkan kebijakan baru mengenai penjurusan peserta didik.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini merampungkan penyusunan peraturan menteri serta petunjuk teknis sebagai pedoman pelaksanaan kedua kebijakan tersebut.
BANDA ACEH Pemilihan Presiden 2029 dinilai tidak cukup dibaca melalui angka elektabilitas dan perubahan dukungan terhadap para tokoh pol
POLITIK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota mempercepat pendataan calon penerima bantu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Eks Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) periode 2025/2026 sekaligus mantan Ketua BEM Universi
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat kerukunan antarum
NASIONAL
MEDAN Persaingan mendapatkan pekerjaan di Kota Medan masih menjadi tantangan bagi para pencari kerja pada 2026. Dalam satu kegiatan rekr
NASIONAL
MEDAN Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Medan. Volume sampah yang dihasilkan setiap hari diperkirakan
NASIONAL
MEDAN Penanganan kriminalitas di Sumatera Utara sepanjang 2026 mencakup berbagai jenis tindak pidana, mulai dari peredaran narkotika hin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menempuh upaya hukum kasasi setelah dua kali kalah dalam perkara gugatan pegawai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presenter Ruben Onsu menceritakan kisah di balik keputusannya mengadopsi seorang bayi lakilaki yang kini diberi nama Thayaka Pu
ENTERTAINMENT
JAKARTA Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto selama dua tahu
POLITIK