Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
MUARA ENIMĀ –Sebuah insiden tragis melibatkan mobil pengawal pribadi (walpri) Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, terjadi pada Minggu malam (28/7/2024) ketika kendaraan jenis SUV Fortuner dengan nomor polisi BG 91 AN mengalami kecelakaan tunggal dan terjun ke Sungai Lubai, Desa Beringin, Muara Enim. Kecelakaan ini melibatkan lima orang yang sedang dalam perjalanan dari Palembang menuju Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), untuk mempersiapkan agenda Rapat Paripurna DPRD OKU ke-114.
Kecelakaan tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Humas Pemprov Sumsel, Ega Puza Satria. Menurutnya, kejadian tersebut adalah kecelakaan tunggal dan seluruh korban telah dibawa ke RSUD Muara Enim untuk penanganan medis. “Iya ada (kecelakaan mobil Walpri Pj Gubernur Sumsel),” ujar Ega Puza Satria saat dihubungi oleh wartawan.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, ketika minibus yang dikemudikan oleh M. Qadavie, seorang warga Kota Palembang, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Prabumulih menuju Baturaja. Diduga karena kehilangan kendali, kendaraan tersebut menabrak pembatas jembatan di Desa Beringin dan terjun bebas ke Sungai Lubai.
Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Trifonia Situmorang, menjelaskan bahwa dari lima orang yang berada di dalam kendaraan, dua mengalami luka berat dan tiga lainnya mengalami luka ringan. “Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua orang yang mengalami luka berat sudah dibawa ke rumah sakit di Prabumulih,” kata Trifonia.
Menurut keterangan AKP Trifonia, kecelakaan ini disebabkan oleh kurangnya konsentrasi pengemudi dalam berkendara. Dengan kecepatan tinggi, sopir menabrak pembatas jembatan dan menyebabkan mobil terjun ke sungai. “Mobil menabrak jembatan dan terjun ke Sungai Lubai, mengakibatkan pengemudi dan empat penumpangnya terjun bebas ke dalam air,” jelasnya.
Kabar mengenai kecelakaan ini mengundang perhatian banyak pihak, mengingat kendaraan yang terlibat adalah mobil pengawal pejabat penting. Sementara itu, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat tampak cemas menunggu kabar terbaru mengenai kondisi para korban yang sedang dirawat di rumah sakit.
Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan berkendara, terutama ketika melibatkan perjalanan panjang dengan kendaraan yang mungkin tidak dalam kondisi optimal. Pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut mengenai penyebab pasti dari kecelakaan ini dan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
(N/014)
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN