Prabowo: Ketahanan Pangan Bukan Cuma Tugas Kementan, TNI Ikut Turun Tangan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan Panen Raya TNI yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai b
NASIONAL
JAKARTA -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan situasi memprihatinkan terkait banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah ibu kota. Banjir kali ini terutama terjadi di sejumlah titik di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, menyebabkan sejumlah RT terendam dengan ketinggian air mencapai level yang mengkhawatirkan.
Menurut laporan BPBD DKI Jakarta, banjir yang terjadi di Jakarta Selatan, tepatnya di Kelurahan Pejaten Timur, mengakibatkan empat RT terendam dengan ketinggian mencapai 260 cm. Luapan Kali Ciliwung menjadi penyebab utama dari banjir ini. Di wilayah lain, seperti Rawajati, Jakarta Selatan, dan sebagian wilayah Jakarta Timur, juga terjadi banjir akibat luapan Kali Ciliwung, menyebabkan sejumlah RT terendam dengan ketinggian mencapai 80 hingga 150 cm.
Total, ada lebih dari 38 RT yang terendam banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan dan dampak negatif bagi warga setempat. Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk penanganan darurat, termasuk evakuasi warga dan penyaluran bantuan.
“Kami terus memantau situasi dan siaga dalam menghadapi banjir ini. Langkah-langkah telah diambil untuk membantu warga yang terdampak dan meminimalisir dampak negatifnya,” kata Isnawa Adji dalam keterangannya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir utara Jakarta. Fenomena fase bulan baru pada tanggal 21 Mei 2024 meningkatkan potensi ketinggian pasang air laut maksimum, yang berpotensi menyebabkan banjir pesisir di sejumlah wilayah.
Berdasarkan laporan BMKG, hujan yang turun di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (24/5) menyebabkan peningkatan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 (Waspada) dan Pos Pantau Depok menjadi siaga 2 (Siaga). Hal ini juga mengakibatkan terjadinya genangan di beberapa wilayah DKI Jakarta.
Situasi ini menunjukkan perlunya langkah-langkah yang lebih proaktif dan komprehensif dalam penanganan banjir di Jakarta. Pemantauan yang lebih ketat terhadap kondisi sungai dan sistem drainase, serta penguatan infrastruktur pengendalian banjir, menjadi hal yang mendesak untuk mengurangi risiko banjir di masa depan.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap menghadapi situasi darurat, serta mengikuti petunjuk dan arahan dari pihak berwenang. Langkah-langkah pencegahan dan persiapan yang matang menjadi kunci dalam menghadapi ancaman banjir yang terus mengintai Jakarta.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi pelaksanaan Panen Raya TNI yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai b
NASIONAL
ACEH BESAR Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengajak umat
AGAMA
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan siap mendukung penuh Kapolres Binja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan bahan bakar minyak (BBM) berbasis campur
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari menteri hingga kepala badan, harus menjalani p
NASIONAL
DELI SERDANG Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H. Adam Malik Medan mengungkap kondisi terbaru para korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin
PERISTIWA
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyapa dan berjabat tangan dengan para petani saat menghadiri panen raya serentak bersama TNI di Lanud
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian mengantongi rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam detikdetik kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting K
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Mata uang Ga
EKONOMI
JAKARTA Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi unjuk rasa di kawasan dekat Monumen Patung Kuda, Menteng, Jakart
PERISTIWA