Dua Tahun Prabowo-Gibran, Maruli Siahaan Tegaskan Hukum Wajib Adil dan Tanpa Pandang Bulu
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto d
NASIONAL
ACEH BESAR – Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengajak umat Islam untuk senantiasa menghadirkan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan sebagai kunci meraih keberuntungan, baik di dunia maupun di akhirat.
Pesan tersebut disampaikan Prof Agussabti saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al Ikhlas LAN Aceh, Gampong Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (17/7/2026), bertepatan dengan 3 Safar 1448 Hijriah.
Dalam khutbahnya, Prof Agussabti menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki peluang yang sama untuk memperoleh keberuntungan. Namun, hal itu hanya dapat diraih apabila seseorang mampu menjaga keimanan, menjunjung tinggi integritas, dan terus berbuat kebaikan dalam setiap keadaan.Baca Juga:
Ia mencontohkan keteladanan Nabi Yusuf AS sebagaimana dikisahkan dalam Al-Qur'an. Meski memiliki ketampanan dan menghadapi godaan besar dari Zulaikha, istri seorang penguasa yang kaya dan berpengaruh, Nabi Yusuf tetap mampu menjaga diri karena selalu menghadirkan Allah dalam setiap keputusan yang diambil.
Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran penting bahwa manusia pada dasarnya memiliki keinginan dan hawa nafsu. Namun, keyakinan bahwa Allah Maha Melihat seluruh perbuatan menjadi benteng utama untuk menghindari perbuatan dosa.
Prof Agussabti juga menyoroti berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari kasus korupsi hingga penyimpangan moral yang melibatkan pejabat maupun tokoh publik. Ia menilai berbagai tindakan tersebut berawal dari hilangnya kesadaran akan pengawasan Allah SWT.
"Ketika seseorang gagal menghadirkan Allah dalam hidupnya, maka ia lebih mudah tergoda oleh harta, jabatan, maupun hawa nafsu," ujarnya.
Selain menjaga hubungan dengan Allah, Prof Agussabti menegaskan pentingnya memegang teguh nilai-nilai akhlak dan integritas sebagaimana dicontohkan Nabi Yusuf AS.
Ia mengingatkan bahwa Nabi Yusuf tidak hanya menolak godaan, tetapi juga tetap menjaga amanah dan menghormati orang yang telah membesarkan serta memperlakukannya dengan baik. Sikap itulah yang kemudian mengantarkannya dipercaya menjadi bendahara negara dan memperoleh kemuliaan di dunia maupun di akhirat.
Menurutnya, fenomena yang kerap terjadi saat ini justru sebaliknya. Banyak orang melupakan jasa pihak yang pernah membantu ketika telah memperoleh kedudukan atau kekuasaan.
Prof Agussabti mengingatkan bahwa kekuasaan, jabatan, maupun harta bersifat sementara. Karena itu, setiap orang harus tetap menjaga rasa syukur, loyalitas, dan akhlak mulia dalam setiap kondisi.
Menutup khutbahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan kisah Nabi Yusuf sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
JAKARTA Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Maruli Siahaan, menilai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto d
NASIONAL
JAKARTA Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang dila
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap motif penembakan yang menewaskan anggota organisasi masyarakat (ormas) berinisial DN (40) di Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, menegaskan pemungutan retribusi daerah tidak boleh hanya berorienta
PEMERINTAHAN
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim mengakui menerima uang Rp900 juta yang dipersoalkan dalam perkara dugaan suap pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyiapkan skema pelatihan vokasi selama empat bulan yang terintegrasi dengan indust
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui deteks
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan kreativitas dan inovasi menjadi kunci pengembangan ekonomi kreatif. Sekto
EKONOMI
MEDAN Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburu
KESEHATAN
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mencecar saksi Dumatno Budi Utomo mengenai kebiasaan Presiden ke7 RI Joko Widodo (
NASIONAL