BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

BKT Mau Disulap Jadi Pusat Kuliner Modern 'Crystal Tunnel', Jaktim Dorong Wisata Malam UMKM

gusWedha - Kamis, 22 Oktober 2026 22:23 WIB
BKT Mau Disulap Jadi Pusat Kuliner Modern 'Crystal Tunnel', Jaktim Dorong Wisata Malam UMKM
Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation, Budi Mulyawan, mengapresiasi sejumlah langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Ia menilai wilayah tersebut memiliki potensi untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, ruang publik, dan destinasi wisata yang mendukung Jakarta sebagai kota global dan berbudaya.

Menurut Budi, Jakarta Timur memiliki posisi strategis karena didukung jumlah penduduk yang besar, kawasan industri, pusat perdagangan, jaringan transportasi, serta kedekatannya dengan wilayah penyangga seperti Bekasi dan Bogor.

Hal tersebut disampaikan Budi dalam refleksi Jaya Center Foundation 2026. Ia menilai pengembangan Jakarta Timur membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai pihak lainnya agar potensi daerah dapat memberikan manfaat lebih luas bagi warga.

Baca Juga:

"Jakarta Timur memiliki potensi yang sangat besar. Karena itu, pembenahan wilayah tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi, lingkungan, budaya, dan masyarakat dapat dikembangkan menjadi nilai tambah bagi warga," ujar Budi.

Budi mengapresiasi Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin atas sejumlah program yang dinilainya berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Program tersebut antara lain penataan wilayah, antisipasi banjir, penguatan ketahanan pangan, pengelolaan sampah, kesehatan lingkungan, serta pengembangan sektor sosial dan ekonomi kreatif.

Di bidang lingkungan, Budi menyoroti penataan kawasan dan pengerukan saluran serta kali untuk membantu mengantisipasi genangan. Menurutnya, pemanfaatan lahan melalui program pertanian perkotaan atau urban farming juga dapat mendukung kegiatan produktif masyarakat.

Pada sektor persampahan, ia menilai kebiasaan memilah sampah dari rumah perlu terus diperkuat. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendukung pengelolaan kawasan publik secara berkelanjutan.

"Pembenahan kota akan lebih kuat apabila masyarakat menjadi bagian dari prosesnya. Pemerintah memiliki peran penting dalam menyiapkan kebijakan dan fasilitas, sementara masyarakat, dunia usaha, komunitas, serta lembaga lainnya dapat memperkuat pelaksanaannya," kata Budi.

Selain program penataan wilayah, Budi menyoroti potensi Banjir Kanal Timur (BKT) yang menurutnya dapat dikembangkan sebagai ruang publik sekaligus kawasan ekonomi kreatif. Ia mengusulkan gagasan pengembangan BKT menjadi pusat kuliner modern dengan konsep yang disebutnya sebagai "Jakarta Crystal Tunnel".

Menurut Budi, pengembangan tersebut dapat melengkapi fungsi BKT sebagai infrastruktur pengendalian banjir dan ruang terbuka. Kawasan itu juga dinilai berpotensi menjadi tempat interaksi masyarakat, destinasi wisata malam, serta ruang pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Gagasan BKT menjadi pusat kuliner modern merupakan nilai tambah yang bisa melengkapi penataan BKT sebagai ruang publik. Konsepnya tentu perlu dikaji secara matang, termasuk aspek tata ruang, lingkungan, kebersihan, keamanan, dan keberpihakan kepada UMKM," ujarnya.

Budi menilai potensi tersebut didukung oleh keberadaan UMKM, akses transportasi, serta kedekatan Jakarta Timur dengan sejumlah destinasi, seperti Taman Mini Indonesia Indah dan Bandara Halim Perdanakusuma.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Jakarta Timur Ajak ASN Aktualisasikan Nilai Isra Miraj dalam Pelayanan Publik
Budi Mulyawan Usulkan Banjir Kanal Timur Jadi Pusat Kuliner dan Wisata Air Jakarta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru