BREAKING NEWS
Jumat, 17 Juli 2026

Jangan Jadi Orang Zalim, Ini Dua Penyesalan Besar yang Diingatkan dalam Surah Al-Furqan

T.Jamaluddin - Jumat, 17 Juli 2026 14:32 WIB
Jangan Jadi Orang Zalim, Ini Dua Penyesalan Besar yang Diingatkan dalam Surah Al-Furqan
Ketua Guru Ngaji Center, H. Mubashshirullah, Lc., M.Ag. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHIslam melarang setiap bentuk perbuatan zalim karena tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga membawa dampak buruk bagi pelakunya.

Zalim dalam ajaran Islam diartikan sebagai tindakan tidak adil, sewenang-wenang, kejam, atau menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Guru Ngaji Center, H. Mubashshirullah, Lc., M.Ag., dalam khutbah Jumat di Masjid Nurul Jadid, Lampeuneuen, Kecamatan Darul Imarah, Aceh, Jumat, 17 Juli 2026, yang bertepatan dengan 3 Safar 1448 Hijriah.

Baca Juga:

Dalam khutbahnya, H. Mubashshirullah mengutip firman Allah Swt dalam Surah Al-Furqan ayat 27–29 yang menggambarkan penyesalan orang-orang zalim di akhirat.

"Dan (ingatlah) hari (ketika) orang-orang zhalim menggigit dua tangannya (menyesali perbuatannya), seraya berkata: 'Wahai, sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama rasul. Wahai, celaka aku! Sekiranya dulu aku tidak menjadikan si fulan sebagai teman setia(ku). Sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Al-Qur'an) setelah (peringatan itu) datang kepadaku. Dan setan itu bagi manusia adalah pengkhianat.'" (QS. Al-Furqan: 27–29)

Menurut H. Mubashshirullah, secara umum perbuatan zalim terbagi menjadi dua bentuk.

Pertama, zalim terhadap diri sendiri, yaitu ketika seseorang mengabaikan perintah Allah, terus melakukan dosa dan kemaksiatan, mengabaikan kesehatan fisik maupun mental, hingga lebih mengutamakan manusia daripada ketentuan Allah.

Sementara itu, bentuk kedua adalah zalim terhadap orang lain, seperti menindas, menyakiti secara fisik maupun psikis, melanggar hak orang lain, hingga mengambil harta yang bukan menjadi haknya.

Merujuk pada Surah Al-Furqan ayat 27–29, H. Mubashshirullah menjelaskan bahwa ada dua penyesalan besar yang akan dialami pelaku kezaliman pada hari kiamat.

Penyesalan pertama adalah karena tidak mengikuti jalan Rasulullah SAW selama hidup di dunia.

"Para pelaku kezaliman akan sangat menyesal karena selama hidup di dunia mereka mengabaikan tuntunan dan sunah yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw. Mereka memilih jalan hidupnya sendiri yang dipenuhi hawa nafsu," ungkapnya.

Penyesalan kedua adalah karena salah memilih teman dekat atau sahabat.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Benarkah Kiamat Terjadi pada Hari Jumat? Ini Penjelasan Hadits Rasulullah dan Al-Qur’an
Prakiraan Cuaca Aceh Hari Ini, Jumat 17 Juli 2026: Beberapa Wilayah Hujan Ringan
Kapolda Aceh Minta Ditlantas Tingkatkan Pelayanan Humanis, Profesionalisme Personel Jadi Sorotan
Kapolda Aceh dan PTPN IV PalmCo Satukan Langkah Jaga Keamanan Investasi Perkebunan
Kapolda Aceh Paparkan 10 Commander Wish, Jadi Pedoman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Polri kepada Masyarakat
Bulan Safar Disebut Pembawa Sial? Ini Pandangan Islam dan Sejarah Peristiwa Penting di Dalamnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru