Driver Ojol Minta Potongan Tarif 8 Persen Benar-Benar Diterapkan, ASDM: Jangan Diprank Lagi!
JAKARTA Pengumuman GoTo dan Grab yang menyatakan akan menerapkan potongan tarif maksimal 8 persen bagi pengemudi ojek online mulai 1 Jul
NASIONAL
KARAWANG -Kehilangan seorang anggota keluarga, terutama pasangan suami istri, adalah momen yang sangat mengejutkan dan menakutkan bagi siapapun. Inilah yang sedang dialami oleh keluarga Arifin Aliwara dan Erni Nurlaela, pasangan suami istri asal Karawang, Jawa Barat, yang sudah hilang selama seminggu.
Kabar mengenai hilangnya pasangan ini pertama kali muncul pada Jumat (3/5/2024) malam. Mereka mengabarkan bahwa sepeda motor mereka mogok di perjalanan, setelah pergi ke klinik di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. Namun, hingga kini, keberadaan mereka masih belum diketahui.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Kusmayadi, telah membenarkan laporan kehilangan pasangan ini dan sedang menyelidikinya. Meskipun sempat beredar kabar bahwa mereka menjadi korban begal, Ipda Kusmayadi membantahnya, menyatakan bahwa hilangnya pasangan tersebut bukan karena kejahatan.
“Dari penyelidikan kami sejauh ini, itu karena masalah internal di keluarga pihak laki-laki,” jelasnya.
Menurut Ipda Kusmayadi, pasangan itu hilang karena faktor kesengajaan karena ada masalah dalam rumah tangga, terutama terkait dengan masalah warisan dan perselisihan internal. Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk melacak nomor ponsel mereka, namun tidak ada respon atau tanda-tanda keberadaan mereka.
Ipda Kusmayadi meminta masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri dan menunggu hasil penyelidikan polisi. Kabar mengenai hilangnya pasangan ini sudah menjadi viral di media sosial, namun Ipda Kusmayadi menekankan pentingnya untuk menggali lebih dalam latar belakang permasalahan sebelum menarik kesimpulan.
Sebelumnya, pasangan ini dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa mereka hilang saat perjalanan pulang dari daerah Lamaran ke Cilamaya, setelah motor mereka mogok di tengah jalan.
Kondisi semakin membingungkan dengan terputusnya chat WhatsApp mereka pada pukul 23.09 WIB, dan terakhir kali ponsel Arifin aktif pada pukul 23.49 WIB pada tanggal 3 Mei 2024.
Hingga saat ini, belum ada kabar atau petunjuk mengenai keberadaan pasangan suami istri ini, meninggalkan keluarga mereka dalam kecemasan yang mendalam dan misteri yang belum terpecahkan.
(N/014)
JAKARTA Pengumuman GoTo dan Grab yang menyatakan akan menerapkan potongan tarif maksimal 8 persen bagi pengemudi ojek online mulai 1 Jul
NASIONAL
BANGKALAN Presiden Prabowo Subianto menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak bisa dilepaskan dari
NASIONAL
JAKARTA Dewan Pers menilai belum adanya perlindungan terhadap hak ekonomi karya jurnalistik dapat berdampak serius pada integritas pers
NASIONAL
JAKARTA Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta mengakui bahwa Ketua BEM Fakultas Hukum, Muhammad Abdi Maludin, menerima uang sebesar Rp20
PERISTIWA
PANIAI Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Mobile RIPNG Gobang VIII Yonif 2 Marinir menggelar patroli humanis di wilayah Enarotali, K
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik. Pemprov S
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima audiensi Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe bersama j
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang untuk memeriksa Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah dakwaan jaksa penuntut um
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak permohonan status justice collaborator (JC) yang diajukan tersangka Sony Sonjaya (SS), mantan
HUKUM DAN KRIMINAL