BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Kasus Konsumsi Babi Oleh Jaksa Dilimpahkan ke BPOM Medan! Alasan Polda Sumut Terungkap

BITVonline.com - Sabtu, 04 Mei 2024 09:20 WIB
Kasus Konsumsi Babi Oleh Jaksa Dilimpahkan ke BPOM Medan! Alasan Polda Sumut Terungkap
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Kasus mengenai konsumsi makanan non-halal yang mengandung babi oleh Abdul Hakim Sorimuda Harahap, seorang Jaksa yang kini menjabat sebagai Kabag Hukum Pemkab Serdang Bedagai, menjadi sorotan publik. Laporan yang dilakukan Abdul Hakim ini mencerminkan kesadaran akan pentingnya perlindungan konsumen dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip agama.

Kejadian dimulai saat istrinya melakukan pembelian di swalayan Maju Bersama, Jalan Gagak Hitam/Ring Road Medan, pada Minggu tanggal 10 Maret. Tidak disadari pada awalnya, makanan yang dibeli tersebut mengandung babi dan disatukan dengan makanan halal lainnya.

Abdul Hakim Sorimuda Harahap dan keluarganya kemudian mengkonsumsi makanan tersebut, baru menyadari kesalahan setelah proses pengonsumsian. Dalam kejadian yang terjadi, mereka langsung mengambil tindakan dengan melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polda Sumut.

Polda Sumut, melalui Subdit I Industri dan Perdagangan Ditrreskrimsus, menyatakan bahwa laporan tersebut tidak dihentikan, meskipun tidak ditemukan unsur tindak pidana. Alih-alih menghentikan laporan, kasus ini dilimpahkan ke badan pengawas obat dan makanan (BPOM) Medan untuk tindak lanjut administratif dan pembinaan.

Kasus ini bukan sekadar pelanggaran, tetapi juga menjadi cerminan betapa pentingnya pemahaman dan kepatuhan akan prinsip-prinsip agama dan hukum yang berlaku. Proses pengawasan terhadap produk makanan juga menjadi fokus dalam kasus ini, dengan pelibatan berbagai pihak termasuk MUI dan BPOM.

Keputusan untuk melaporkan dan mengawal kasus ini hingga ke ranah hukum menunjukkan komitmen Abdul Hakim Harahap terhadap perlindungan konsumen dan penegakan hukum yang adil. Semoga kasus ini memberikan pembelajaran penting bagi semua pihak terkait akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kualitas dan keamanan produk makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru