BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Hujan Lebat Guyur Kota Medan, Titik Rawan Banjir Perlu Diwaspadai

BITVonline.com - Kamis, 18 April 2024 08:39 WIB
Hujan Lebat Guyur Kota Medan, Titik Rawan Banjir Perlu Diwaspadai
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN -Hujan deras kembali melanda Kota Medan pada Kamis (18/4/2024), memicu perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan terhadap potensi banjir. Meskipun intensitas hujan belum mengakibatkan laporan banjir saat ini, beberapa titik rawan banjir harus tetap diwaspadai.

Plt Kepala BPBD Medan, Lilik, menegaskan bahwa meski intensitas hujan belum mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, beberapa ruas jalan perlu mendapat perhatian khusus. “Kami terus memantau kondisi hujan di Kota Medan, dan sampai hari ini masih dalam kondisi relatif aman,” ujarnya.

Beberapa titik rawan banjir yang menjadi fokus BPBD Medan adalah Jalan Doktor Mansyur, Jalan Gatot Subroto, Jalan Zainul Arifin, Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan Brigjen Katamso (Kampung Aur). Meskipun beberapa waktu lalu terjadi genangan di Kampung Aur, Lilik membantah bahwa banjir mencapai ketinggian 2,5 meter. “Tidak sampai setinggi itu, tapi memang ada genangan. Kami tidak perlu menurunkan perahu karet karena situasi masih bisa diatasi,” tegas Lilik.

Menurut Lilik, penyebab banjir di Kampung Aur lebih disebabkan oleh kiriman air dari hulu sungai daripada intensitas hujan deras saat ini. Namun, BPBD tetap mengimbau warga di pinggiran sungai untuk tetap waspada. “Kami terus melakukan pemantauan dan siaga, mengingat keterbatasan ruang bawah tanah kota yang rentan tergenang air saat hujan deras,” tambahnya.

Pantauan Tribun Medan menunjukkan bahwa meskipun hujan kembali menggenangi beberapa ruas jalan, belum ada laporan terkait banjir yang mengancam rumah warga. BPBD Medan dan pihak terkait terus berkoordinasi untuk mengantisipasi dan menanggulangi dampak buruk yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem ini. Warga diharapkan juga untuk tetap waspada dan mengikuti himbauan dari pihak berwenang dalam menghadapi situasi ini.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru