Sambut HUT Ke-81 TNI, Kodim Badung 'Hijaukan' Puncak Mangu Pelaga Lewat Aksi Tanam 257 Pohon
BADUNG Kodim 1611/Badung menggelar penanaman bibit pohon secara serentak di kawasan Areal Parkir Atas Puncak Mangu, Desa Pelaga, Kecamatan
NASIONAL
NIAS SELATAN -Mendalamnya Dugaan Penganiayaan Terhadap Yaredi Nduru (17) di Nias Selatan
Peristiwa tragis yang menimpa Yaredi Nduru, seorang siswa SMK di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, telah mengejutkan masyarakat. Kematian Yaredi yang diduga akibat penganiayaan oleh kepala sekolahnya, SZ (37), menjadi sorotan pemerhati hukum dan pendidikan di Indonesia.
Kasus ini kini tengah diselidiki oleh Polres Nias Selatan. Menurut Kasat Reskrim AKP Freddy Siagian, proses pemeriksaan terhadap SZ akan dilakukan hari ini, seiring dengan autopsi terhadap jenazah Yaredi. Langkah-langkah penyelidikan ini diambil sebagai upaya untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis seorang siswa yang seharusnya dijaga dan dilindungi di lingkungan pendidikan.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi menyebut bahwa sudah ada sejumlah saksi yang diperiksa terkait kejadian tersebut. Namun, detail mengenai saksi-saksi tersebut belum diungkap secara rinci. Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap dari dugaan penganiayaan ini.
Berdasarkan kronologi yang diungkapkan oleh Kasi Humas Polres Nisel, peristiwa ini terjadi di salah satu SMK di Desa Hilisaooto, Kecamatan Siduaori. Yaredi dan enam siswa lainnya diduga mengalami perlakuan tidak manusiawi saat dibariskan oleh SZ. Korban mengalami pukulan di bagian kening yang kemudian mengakibatkan sakit kepala yang parah.
Pengalaman mengerikan yang dialami Yaredi kemudian memunculkan gejala yang semakin serius, seperti demam tinggi dan gangguan saraf di bagian kening. Keluarga korban melakukan upaya medis dengan membawa Yaredi ke rumah sakit, namun sayangnya, nyawa Yaredi tidak dapat tertolong.
Keluarga korban, atas kejadian ini, telah melaporkan ke Polres Nias Selatan pada tanggal 11 April 2024. Namun, pertanyaan dan tanda tanya masih menggantung di udara: apa motif sebenarnya di balik penganiayaan ini? Apakah ada faktor-faktor lain yang mungkin terlibat dalam kasus ini?
(N/014)
BADUNG Kodim 1611/Badung menggelar penanaman bibit pohon secara serentak di kawasan Areal Parkir Atas Puncak Mangu, Desa Pelaga, Kecamatan
NASIONAL
JAKARTA, 6 SEPTEMBER 2026 PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM terus memperkuat dukungan terhadap penanganan kebakaran hu
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan Polri telah mengerahkan 12 kapal untuk membantu distribusi bantuan logistik bagi
NASIONAL
JAKARTA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Badan Nasional Penangg
NASIONAL
JAKARTA Penanganan perkara eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah dinilai dapat menjadi momentum untuk memulihkan kepe
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah menambah armada dan peralatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). M
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) untuk membahas penanganan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia. Da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan pihak yang menyebabkan kebakaran hutan
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan semua pihak agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Polri m
NASIONAL
JAKARTA Peradi Profesional mengingatkan DPR agar Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset tidak membuka ruang penyalahgunaan kewenang
NASIONAL