BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan JI di Sulteng

BITVonline.com - Kamis, 18 April 2024 03:07 WIB
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris Jaringan JI di Sulteng
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SULAWESI TENGAH -Keberadaan jaringan teror kembali menjadi sorotan ketika Densus 88 Antiteror Polri melakukan operasi penangkapan terhadap tujuh terduga teroris di wilayah Sulawesi Tengah. Para terduga teroris tersebut diduga tergabung dalam jaringan Jemaah Islamiyah (JI), salah satu organisasi yang telah lama menjadi fokus dalam upaya pemberantasan terorisme di Indonesia.

Kombes Pol Aswin Siregar, Juru Bicara Densus 88, membenarkan keberhasilan operasi tersebut. “Benar,” ungkap Aswin singkat saat dikonfirmasi mengenai penangkapan tersebut. Namun, Aswin menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai identitas para terduga teroris dan peran mereka dalam jaringan tersebut.

“Detail lebih lanjut akan disampaikan melalui Humas Polri,” tambahnya.

Operasi penangkapan ini dilakukan di berbagai lokasi yang tersebar, menunjukkan skala yang luas dan serius dalam upaya penanggulangan ancaman terorisme di wilayah tersebut. Namun, ketidakjelasan mengenai identitas dan peran para terduga teroris menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Meskipun demikian, penangkapan ini juga menjadi bukti dari komitmen kuat pemerintah dan aparat keamanan dalam memerangi terorisme di tanah air. Keberhasilan Densus 88 dalam menggagalkan upaya terorisme dan menjaga keamanan negara merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.

Dalam situasi yang penuh tantangan ini, kerjasama dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan penanggulangan ancaman terorisme. Kita semua perlu tetap waspada dan proaktif dalam melawan setiap bentuk ancaman yang mengganggu kedamaian dan keamanan bangsa.

Keamanan adalah hak setiap warga negara. Mari kita bersatu dan berperan aktif dalam menjaga kedamaian dan keamanan Indonesia dari ancaman terorisme.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru