Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
BITVONLINE.COM -Perempuan berjilbab hitam, duduk di ruang yang tampak sepi. Dia adalah Risma, seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Madura, yang kini menjadi viral di media sosial. Video singkatnya, yang diunggah oleh akun Instagram @infookutiimur, memperlihatkan Risma berbicara tentang pengalamannya membawa emas seberat 3 kilogram dari luar negeri ke Indonesia.
Dalam video berdurasi 16 detik itu, Risma menjelaskan bahwa dia harus membayar uang pajak sebesar Rp 360 juta agar bisa lolos dengan membawa emas tersebut. Meski tidak tampak siapa yang bertanya, Risma menyebut bahwa emas yang dibawanya tidak ditimbang. Dia terlihat tegar, mengenakan pakaian serba hitam dengan kacamata.
Menurut keterangan dari @infookutiimur, Risma membawa oleh-oleh emas tersebut dari Arab, tempatnya bekerja sebagai TKW. Namun, ketika mendarat di Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya, Risma dihentikan oleh petugas Bea Cukai karena banyaknya emas yang dibawanya.
Petugas Bea Cukai meminta Risma untuk membayar uang pajak sebesar Rp 360 juta. Hal ini membuat kejadian tersebut menjadi viral di media sosial, dengan banyak netizen memberikan beragam komentar dan reaksi.
Irwan Kurniawan, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Juanda, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada tahun 2023. Meski begitu, Irwan belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena harus melapor terlebih dahulu kepada atasan untuk menjelaskan kronologi kejadian.
Risma, yang disebut-sebut sebagai seorang pengusaha yang sukses di Arab Saudi, menjadi sorotan karena keberaniannya membawa emas seberat itu serta kisahnya dalam membayar pajak yang cukup fantastis. Sebuah cerminan dari realitas para TKW yang bekerja keras di luar negeri untuk meraih kesuksesan, namun juga dihadapkan pada berbagai tantangan dan risiko.
Kejadian ini juga menjadi perhatian publik terhadap kebijakan pajak dan regulasi yang berlaku di Indonesia terkait impor barang-barang berharga seperti emas. Diskusi tentang perlunya aturan yang lebih jelas dan adil dalam hal ini pun menjadi semakin relevan.
Dengan demikian, kisah Risma tidak hanya mencerminkan perjuangan individu, tetapi juga memunculkan refleksi terhadap sistem dan kebijakan yang mengatur impor barang mewah di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA