Pemkab Batu Bara Tegaskan Transformasi Batra Berjaya Demi Penguatan BUMD dan Peningkatan PAD
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Sebuah tragedi keluarga mengguncang ketenangan di lingkungan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, ketika seorang anak, A (42), dengan tega membacok ibu kandungnya, L (61), setelah cekcok yang memanas akibat permasalahan seputar ponsel. Insiden yang memilukan ini menggambarkan kompleksitas konflik dalam hubungan keluarga yang dapat berujung pada tindakan kekerasan yang mengerikan.
Menurut Kapolsek Cengkareng, Kompol Hasoloan Situmorang, pertengkaran antara ibu dan anak ini dipicu oleh kehilangan ponsel yang dipinjam oleh pelaku dari salah satu anggota keluarga. “Ada percekcokan antara pelaku dan korban. HP yang dipinjam pelaku hilang. HP tersebut milik dari saudara korban,” ungkap Hasoloan saat diwawancara.
Kejadian tragis ini menjadi semakin menyayat hati saat diketahui bahwa A, sang pelaku, naik pitam dan membacok ibunya dengan menggunakan pisau. Alasan utama kekerasan tersebut adalah ketidakterimaan A terhadap penagihan ibunya terkait ponsel yang hilang. “Dia marah HP tersebut ditagih (untuk dikembalikan). HP tersebut dipinjam pelaku, namun ketika ditanya ibunya HP sudah hilang,” jelas Hasoloan.
Dampak psikologis dari kejadian ini sangat besar, tidak hanya bagi korban yang mengalami luka serius, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar yang terguncang dengan kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di tengah-tengah mereka. A kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), yang mengancamnya dengan hukuman penjara hingga lima tahun.
Saat ini, polisi masih menunggu jadwal pemeriksaan kondisi kejiwaan A, sebagai langkah penting dalam penegakan hukum dan keadilan. Kasus ini menjadi cerminan bahwa konflik di dalam keluarga dapat berdampak sangat tragis dan menunjukkan pentingnya penanganan masalah secara bijaksana dan pencegahan terhadap kekerasan dalam rumah tangga.
(N/014)
BATU BARA DPRD Kabupaten Batu Bara kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Bupati terhadap Pandangan Umum FraksiFraksi
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum FraksiFraksi
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan menempatkan sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga (K
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menerima sejumlah tokoh ekonomi nasional yang terdiri dari mantan menteri hingga eks Gubernur Bank
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke l
EKONOMI
LANGKAT Seorang pemuda bernama M Sahili alias MS (21) tewas usai dikeroyok dan ditusuk sekelompok pria di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor sumber daya alam
NASIONAL
BANTUL Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan ekonomi Indonesia sedang lesu di tengah maraknya keluhan soal sulitnya l
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga neg
INTERNASIONAL
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman RI akan memeriksa Ketua Ombudsman RI nonaktif, Hery Susanto, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan kod
NASIONAL