Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
RIAU -Drama kehidupan yang berujung tragis terjadi di Kabupaten Pelalawan, Riau, saat seorang suami, yang merasa sakit hati karena sering dihina oleh istrinya terkait orangtuanya, nekat mengakhiri nyawa sang istri dengan 17 tusukan di kamar mandi. Peristiwa mengerikan itu terjadi pada sore tanggal 14 April 2024 di Kecamatan Pangkalan Lesung.
Pelaku pembunuhan, yang berinisial HYL (27), mengakui perbuatannya di hadapan polisi setelah berhasil ditangkap dalam waktu singkat. Pelaku, dalam aksinya yang tragis, menghabisi nyawa istrinya, MSL, dengan tusukan-tusukan yang kejam, sebelum melarikan diri ke pondok kebunnya di Kecamatan Sorek.
Kasat Reskrim Polres Pelalawan, Iptu Kristopel, menyatakan bahwa motif pembunuhan ini dipicu oleh perasaan sakit hati pelaku terhadap perilaku istrinya yang sering menghina dan berkata kotor terhadap orangtuanya. Hal ini mengakibatkan pertengkaran yang berujung pada tindakan nekat pelaku menikam istrinya berulang kali.
Pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara berdasarkan Pasal 338 KUHP. Kasus ini menjadi cerminan dari dampak serius yang dapat terjadi ketika pertengkaran domestik tidak terkendali dan mengakibatkan tindakan kekerasan yang memilukan.
Keempat anak dari pasangan suami istri tersebut sekarang harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan ibu dan melihat ayah mereka harus mendekam di sel tahanan Polres Pelalawan, menjadi cermin dari berbagai konsekuensi tragis dari pertengkaran yang tak terkendali. Semoga tragedi ini memberikan pelajaran berharga bagi kita semua akan pentingnya mengelola konflik secara dewasa dan tidak mengandalkan tindakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah rumah tangga.
(N/014)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL