Rico Waas Tekankan Ulama sebagai Kompas Moral, Bukan Alat Kepentingan Sesaat
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
KARAWANG -Kecelakaan maut yang mengguncang KM 58 Tol Jakarta-Cikampek pagi tadi masih menyisakan banyak pertanyaan. Sebanyak 12 nyawa melayang dalam peristiwa tragis tersebut, memunculkan sorotan terhadap status kendaraan yang terlibat, khususnya kendaraan Gran Max yang menjadi salah satu pusat perhatian.
Dalam konferensi pers di RSUD Karawang, Jawa Barat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan informasi terbaru terkait kasus ini. Salah satu informasi yang diterima adalah bahwa kendaraan Gran Max tersebut merupakan travel yang dipesan oleh keluarga korban.
“Keluarga korban menyampaikan bahwa memang mereka memesan travel untuk menjemput mereka dan informasi ini disampaikan lewat keluarga,” ujar Kapolri.
Pernyataan ini membuka pintu ke arah pertanyaan-pertanyaan baru terkait penyebab kecelakaan dan kredibilitas layanan transportasi yang terlibat. Meski begitu, Kapolri menekankan bahwa informasi ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.05 WIB tersebut melibatkan kendaraan Gran Max dengan sebuah bus. 12 penumpang di mobil Gran Max tewas di lokasi kejadian, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat luas.
Sementara itu, tim penyelidik terus berupaya mengungkap fakta-fakta terkait insiden ini, termasuk peran travel dalam peristiwa tragis tersebut. Kasus ini menjadi sorotan utama dalam rangka menjaga keselamatan dan keamanan transportasi jalan raya bagi masyarakat. Dukungan penuh dari pihak berwenang diperlukan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Peristiwa ini juga menjadi momentum untuk menyoroti standar keselamatan transportasi umum, serta menegaskan perlunya evaluasi mendalam terhadap aspek-aspek yang dapat meningkatkan keamanan seluruh pengguna jalan raya.
Dalam suasana duka dan prihatin ini, masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan dan kepedulian yang besar terhadap korban dan keluarga yang ditinggalkan. Pihak berwenang diharapkan juga dapat memberikan transparansi dan informasi yang jelas terkait perkembangan penyelidikan kasus ini untuk menghindari spekulasi yang tidak diinginkan.
Semua pihak dihimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menggunakan layanan transportasi, serta menjunjung tinggi keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA
JAKARTA Advokat Elza Syarief resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ya
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meresmikan Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) Hanura Kecamatan S
POLITIK
JAKARTA Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dalam BEM Bersatu menyatakan sikap menolak segala bentuk intervensi poli
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri li
PEMERINTAHAN
PALU Delapan warga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami lukaluka akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang m
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta Fun Walk yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan dal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence
NASIONAL