"Tough Guy", Sinyal Indonesia Penentu di BoP?
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
Jakarta – Hati wanita mana yang tak kecewa saat pernikahan yang telah dipersiapkan matang-matang, mendekati hari H, tiba-tiba batal. Kisah viral datang dari akun TikTok @wi5hiess, yang mengungkapkan pengalamannya membatalkan pernikahan H-10. Dalam video tersebut, dia menjelaskan datang ke Kantor Urusan Agama (KUA) untuk membatalkan pendaftaran pernikahan yang seharusnya berlangsung 6 Januari 2025, setelah mengetahui calon suaminya selingkuh. Ia merasa lebih baik gagal menikah daripada seumur hidup bersama orang yang salah.
“Diselingkuhin tanpa mencari bukti adalah petunjuk Allah,” ujar @wi5hiess. Postingan ini mendapat lebih dari 759 ribu tayangan dan mendapat dukungan dari netizen yang memberikan semangat dan doa. Putri, nama asli pengunggah, menjelaskan bahwa ia batal menikah setelah mendapati calon suaminya berselingkuh dengan rekan kerjanya. Mereka telah menjalin hubungan selama tiga tahun dan menjelang hari pernikahan, Putri merasakan perubahan sikap calon suaminya.
Pada 9 Desember 2024, teman calon suaminya mengirimkan bukti berupa foto calon suaminya duduk berdekatan dengan wanita lain. Setelah beberapa kali bertengkar, Putri menemukan cincin tunangannya disembunyikan dan digantikan dengan cincin lain yang ternyata dipakai calon suaminya bersama wanita itu. Meski sempat memberi maaf, Putri merasa hatinya semakin terganggu. Pada 21 Desember, teman-temannya mengirimkan bukti-bukti selingkuh, dan akhirnya pada 27 Desember, Putri memutuskan membatalkan pernikahannya. “Kami sudah menyiapkan 95% pernikahan, namun ternyata Allah berkehendak lain,” ujar Putri.
Putri merasa kecewa karena calon suaminya tidak menunjukkan penyesalan atau meminta maaf. Bahkan, calon suaminya mengancam keluarga Putri karena menganggap dirinya merusak nama baiknya. Putri pun meminta ganti rugi biaya pernikahan yang telah dibayar lunas kepada vendor. Seluruh persiapan pernikahan, termasuk undangan dan pakaian bridesmaid, terpaksa dibatalkan. “Ayah dan ibu saya harus menghubungi saudara-saudara jauh untuk memberitahukan pembatalan ini,” tutup Putri.
(christie)
Oleh Michael F. Umbas. TIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi aja
OPINI
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, menghadiri pelantikan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Ketut Sukewati Lanang Putra Per
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika terbaru terkait kebijakan t
EKONOMI
MEDAN Bulan Ramadhan menjadi momentum utama bagi umat Muslim untuk meraih pahala berlimpah.Selain menahan lapar dan dahaga, ada sejumlah
AGAMA
DELI SERDANG Perayaan Imlek Bersama seDeli Serdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili berlangsung meriah di Kito Convention Hall, Kecamatan Tan
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Kabupaten Deli Serdang menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus iklim investasi yang ramah lingk
PEMERINTAHAN
SITAHUIS Plh. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ernita Naibaho, bersama mitra pem
PEMERINTAHAN
BATU BARA Polemik pengelolaan anggaran Penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) KeXVII Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran
NASIONAL
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster menekankan perlunya perhatian serius terhadap kasus HIV/AIDS yang masih me
KESEHATAN
DENPASAR Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ni Putri Suastini Koster memberikan dukungan penuh kepada Rasha Azzahra, siswi kelas XI SMAS Santo
NASIONAL