BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Wartawan Metro TV yang Hilang Akibat Ledakan Kapal Basarnas di Perairan Gita

Redaksi - Senin, 03 Februari 2025 15:47 WIB
Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Wartawan Metro TV yang Hilang Akibat Ledakan Kapal Basarnas di Perairan Gita
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MALUKU UTARA -Pencarian terhadap wartawan Metro TV, Sahril, yang dilaporkan hilang setelah insiden ledakan kapal Basarnas RIB 04 di Perairan Gita, Kecamatan Oba, Kota Tidore, terus berlanjut. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Ditpolairud Polda Maluku Utara, serta Kapal Patroli Laut dan Pantai (KPLP) UPP Sofifi, dikerahkan untuk memperluas area pencarian.

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, dalam keterangannya mengatakan bahwa pencarian dilakukan dengan menggunakan tiga alat utama sistem senjata (alutsista), dua di antaranya kapal patroli dari kepolisian dan KPLP UPP Sofifi. "Kami akan melanjutkan pencarian, mengikuti arah angin dan arus ke selatan dari lokasi kejadian," ujar Iwan.


Sahril, yang ikut dalam misi penyelamatan kapal nelayan yang mengalami mati mesin, hingga kini masih belum ditemukan. Pencarian dilakukan dengan menyusuri perairan sekitar 7 hingga 10 nautical miles ke arah selatan dari lokasi insiden.

Sementara itu, korban selamat dalam insiden ledakan kapal tersebut kini mendapat perawatan di RS Hasan Boesoirie, Kota Ternate. Jenazah korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.


Kecelakaan laut tersebut terjadi pada Minggu malam, 2 Februari 2025, saat kapal Basarnas RIB 04 sedang dalam misi penyelamatan terhadap kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin di Perairan Gita. Dalam insiden ini, tiga anggota tim penyelamat dilaporkan meninggal dunia, sementara seorang wartawan, Sahril, hilang.

Berdasarkan keterangan Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, tim yang terdiri dari 11 orang tersebut berangkat dari Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, untuk melakukan pencarian. "Pada perjalanan menuju lokasi, kurang lebih 15-20 menit, kapal kami tiba-tiba meledak dan hampir seluruh penumpang terlempar ke laut," jelasnya.


Setelah ledakan, tim yang terlempar ke laut berhasil berenang kembali ke kapal dan melaporkan kejadian tersebut. Tim SAR lainnya, termasuk kapal KM SAR 237 Pandudewanata, segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

Dalam proses evakuasi, tim berhasil menyelamatkan tujuh orang, namun tiga lainnya, termasuk Bharatu Mardi Hadji, Fadli M. Malagapi, dan M Rizki Esa, meninggal dunia. Pencarian terhadap wartawan Sahril yang hilang masih terus dilakukan.

(lp/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru