Upaya evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan SAR terhambat oleh beberapa faktor, antara lain kedalaman lubang tambang yang diperkirakan mencapai 9 hingga 10 meter dan genangan air yang menggenangi lokasi kejadian. Lubang tambang yang sebelumnya digunakan sebagai penampungan air limbah kini dipenuhi air akibat jebolnya dinding kolam, memperburuk kondisi evakuasi.
"Proses evakuasi berlangsung dramatis. Kami harus berhati-hati agar tidak ada korban tambahan," tambahnya. Tim SAR dan petugas lainnya terus berupaya menggali tanah dengan alat berat untuk mencapai korban yang tertimbun di kedalaman 10 meter. Meskipun beberapa rekan korban sempat berusaha mengingatkan untuk segera meninggalkan lokasi, longsoran tanah dan air datang begitu cepat sehingga menghalangi penyelamatan.