Upaya pemadaman berlangsung selama sekitar 1,5 jam, dan satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengatasi api yang membakar sebagian besar bangunan.
Meskipun kebakaran menyebabkan kerusakan pada beberapa ruangan, Arman memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Petugas menduga bahwa api berasal dari korsleting listrik yang terjadi di salah satu ruangan sekolah.
"Sumber api diperkirakan karena korsleting listrik, tetapi situasi sekarang sudah kondusif dan api berhasil dipadamkan," jelas Arman.
Pihak terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini.
Sementara itu, pihak sekolah juga memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar akan dilanjutkan setelah evaluasi dan perbaikan di beberapa fasilitas yang rusak.