"Air makin ngegolak itu, muter air di dalam rumah, aliran juga kesumbat karena ketutup bangunan yang abruk," lanjutnya.
Berbagai barang berharga seperti televisi, kasur, hingga perlengkapan dapur terbawa arus sungai yang meluap.
Selain merusak rumah dan barang-barang, banjir tersebut juga menimbulkan korban luka.
Berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten Bogor, sebanyak 423 orang terdampak banjir di Puncak.
Empat orang mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut. Mereka adalah Nova, Samsudin, Wardi, dan Heni, yang langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum RSPG dr. Goenawan Soeroso untuk mendapatkan perawatan medis.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran Kali Ciliwung meluap dan merendam rumah-rumah warga di sekitarnya.
"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi mengakibatkan aliran kali Ciliwung meluap ke rumah warga di sekitar aliran kali," jelas Adam.
Pihak BPBD terus melakukan upaya penanganan darurat, dan diharapkan kondisi akan segera membaik dengan bantuan dari berbagai pihak.
Warga pun diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan akibat hujan yang belum reda.