Satgas PRR Minta Anggaran Pemulihan Pascabencana Segera Direalisasikan, Fokus Bantu Penyintas
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA - Setelah lebih dari satu dekade pencarian yang sia-sia, upaya baru untuk menemukan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang pada 2014 kini dimulai.
Sebuah perusahaan robotika kelautan asal Inggris, Ocean Infinity, kembali meluncurkan pencarian dengan harapan ini menjadi pencarian terakhir untuk mengungkap misteri hilangnya Boeing 777 tersebut.
Kapal Ocean Infinity, Armada 7806, telah memulai misinya untuk menyisir dasar laut yang luas di sekitar area yang sebelumnya menjadi fokus pencarian.
Upaya ini bertujuan untuk menemukan bangkai pesawat yang hilang saat penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing pada 8 Maret 2014.
Seperti dilansir oleh media Inggris, The Independent, ini mungkin merupakan pencarian terakhir yang diharapkan bisa memecahkan salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan.
Pencarian pertama MH370 dimulai tak lama setelah pesawat itu menghilang dari radar dan layar pengendali lalu lintas udara.
Saat itu, Australia bertanggung jawab atas pencarian karena lokasi zona pencarian berada dekat dengan negara tersebut.
Pada awalnya, pihak berwenang sangat yakin bahwa pesawat itu dapat ditemukan dalam waktu singkat, bahkan mengklaim kemungkinan 97% untuk menemukannya.
Namun, meskipun sudah melakukan pencarian di area seluas 46.000 mil persegi, pesawat tersebut tidak ditemukan.
Pada 2017, pencarian resmi dihentikan, namun harapan kembali muncul ketika Ocean Infinity menawarkan untuk melanjutkan pencarian pada 2018 dengan biaya yang ditanggung sepenuhnya oleh mereka.
Perusahaan ini menggunakan teknologi lebih canggih, termasuk kendaraan bawah air otonom (AUV), yang dapat menjelajah kedalaman laut secara lebih efektif.
Meskipun demikian, pencarian tersebut tetap gagal menemukan MH370 dan dihentikan pada Mei 2018.
Beberapa pihak menilai bahwa pencarian lebih lanjut tidak akan dilakukan, kecuali ada informasi baru yang kredibel.
Namun, sejumlah peneliti independen terus melakukan analisis dan spekulasi tentang lokasi pesawat tersebut.
Mereka meyakini bahwa puing-puing pesawat mungkin terlewatkan dalam pencarian sebelumnya karena terjatuh di tempat yang sangat sulit dijangkau atau terhalang oleh batu atau jurang dasar laut.
Kini, Ocean Infinity kembali meluncurkan pencarian dengan teknologi yang lebih canggih dan kemampuan bertahan di bawah air lebih lama dan lebih dalam.
Area baru yang menjadi fokus pencarian ini diyakini mungkin menyimpan puing-puing pesawat yang sebelumnya terlewat.
Menteri Perhubungan Malaysia, Anthony Loke, menyatakan bahwa pencarian terbaru ini dilakukan untuk memberikan kelegaan bagi keluarga korban yang telah lama menanti kepastian.
"Kami berharap kali ini hasilnya akan positif, bahwa reruntuhan pesawat akan ditemukan dan memberikan kelegaan bagi keluarga," ujar Loke.
Para pakar pun optimistis bahwa upaya pencarian kali ini memiliki peluang lebih besar untuk berhasil.
Mantan perwira angkatan laut Australia, Peter Waring, berharap agar pencarian terakhir ini dapat membawa hasil yang diharapkan.
Namun, jika pencarian ini juga gagal menemukan pesawat MH370, kemungkinan besar pesawat tersebut akan tetap menjadi misteri yang tak terpecahkan selamanya.
(dc/p)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong seluruh kementerian dan lemba
NASIONAL
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar pelaku tindak pidana korupsi dijatuhi hukuman mati. Organisasi tersebut menilai kor
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka kembali akses platform forum daring Reddit di Indonesia setelah lebih
SAINS DAN TEKNOLOGI
SOLO Timnas U17 Indonesia harus puas berbagi poin dengan Malaysia setelah bermain imbang 11 dalam laga uji coba bertajuk Garuda Champio
OLAHRAGA
MEDAN Warga kawasan Medan Utara menyampaikan sejumlah keluhan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dalam program Sapa Warga y
PEMERINTAHAN
SERDANG BEDAGAI Seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Ular, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera
PERISTIWA
JAKARTA Pengguna Android ternyata dapat mengetahui sisa masa dukungan perangkat dengan cara yang cukup mudah. Informasi ini penting untu
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memberikan program keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PB
EKONOMI
JAKARTA Komisi VIII DPR RI mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi potensi kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027.
NASIONAL
KISARAN Kelangkaan semen dan besi mulai dirasakan di wilayah Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara. Kondisi tersebut me
EKONOMI