BREAKING NEWS
Senin, 17 Agustus 2026

Kecelakaan Bus Tabrak Enam Lembu di Batu Bara Berakhir Damai, Peternak Ganti Rugi

- Rabu, 05 Maret 2025 22:55 WIB
Kecelakaan Bus Tabrak Enam Lembu di Batu Bara Berakhir Damai, Peternak Ganti Rugi
Kecelakaan Bus Tabrak Enam Lembu di Batu Bara Berakhir Damai, Peternak Ganti Rugi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus PT Makmur dan gerombolan lembu di Desa Gambus, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, pada Selasa (4/3/2025) lalu, berakhir dengan kesepakatan damai antara pihak sopir dan peternak.

Kecelakaan ini mengakibatkan enam ekor lembu mati setelah tertabrak bus yang sedang berangkat dari Medan menuju Siak, Riau.

Sopir bus, yang diketahui bernama Br Sinaga, tidak diminta untuk mengganti kerugian atas kematian hewan ternak tersebut.

Justru, pihak peternak yang mengambil langkah untuk memberikan uang ganti rugi atas kerugian yang terjadi akibat hewan-hewan peliharaan yang berkeliaran di jalan raya, menyebabkan kecelakaan tersebut.

Koordinator Lapangan PT Makmur, Tinton Hutapea, mengungkapkan bahwa pihak peternak memberikan uang ganti rugi sebesar Rp 2 juta sebagai bentuk penyelesaian.

Namun, Tinton menyebutkan bahwa jumlah tersebut tidak mencakup sepenuhnya kerusakan yang terjadi pada bus, yang diperkirakan mencapai Rp 4 juta.

Kerusakan pada bus meliputi lampu depan bagian kanan, bumper, dan lampu bumper yang rusak akibat kecelakaan tersebut.

"Dari laporan pegawai kami, masalahnya sudah selesai.

Peternak mengganti uang sebesar Rp 2 juta," ujar Tinton saat diwawancarai di kantornya, Rabu (5/3/2025).

Tinton juga menambahkan bahwa sisa biaya perbaikan akan ditanggung oleh perusahaan, meski sopir juga bisa membantu secara sukarela.

Kecelakaan tersebut terjadi saat bus sedang melaju di Jalan Lintas Sumatera, Kabupaten Batu Bara, tepatnya di Desa Gambus.

Tiba-tiba, enam ekor lembu melintas dari tepi jalan dan menyebrang ke sisi jalan lainnya, yang membuat sopir tidak bisa menghindari tabrakan tersebut. Bus yang tidak dapat menahan laju akhirnya menabrak hewan-hewan tersebut.

Tinton berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi kedua belah pihak untuk lebih berhati-hati, terutama di jalan raya.

Ia juga menekankan bahwa ini adalah insiden pertama sejak perusahaan menjalankan bisnis transportasi, yang melibatkan tabrakan dengan ternak.

(tb/p)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru