Hujan Deras Guyur Jakarta, 48 RT dan 19 Jalan di Masih Tergenang Pagi Ini
JAKARTA Hujan deras yang mengguyur Jakarta sepanjang Sabtu malam menyebabkan puluhan RT dan ruas jalan masih tergenang air hingga Minggu
PERISTIWA
NTB -Sebuah kisah tragis menimpa Rizkil Watoni, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Rizkil yang berusia 27 tahun ditemukan meninggal dunia pada Senin (17/3/2025), diduga karena depresi setelah menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum polisi.
Rizkil dituduh mencuri ponsel di sebuah Alfamart pada Jumat (7/3/2025), yang akhirnya berujung pada penahanan dirinya oleh aparat Polsek Kayangan.
Meski telah terjadi kesepakatan damai dengan pihak pemilik ponsel dan pengembalian barang, Rizkil tetap diproses hukum, yang menambah beban mentalnya. Diketahui bahwa dia bahkan harus memberikan uang Rp 2 juta sebagai bagian dari penyelesaian damai dengan pemilik ponsel.
Namun, Nasruddin, ayah Rizkil, mengungkapkan bahwa oknum polisi di Polsek Kayangan terus menekan anaknya untuk membayar lebih banyak uang agar kasus tersebut tidak berlanjut.
"Kami sudah sepakat damai dengan pemilik HP dan memberikan uang Rp 2 juta, namun oknum polisi terus meminta uang hingga Rp 90 juta, yang semakin memberatkan mental anak kami," ujarnya.
Nasruddin menilai, tekanan tersebut yang menyebabkan Rizkil merasa tertekan dan depresi, yang akhirnya berujung pada keputusan tragis mengakhiri hidup.
Sementara itu, Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, membantah tudingan pemerasan oleh anak buahnya di Polsek Kayangan.
"Tidak ada pemerasan, itu hanya isu," tegas Agus, Selasa (18/3/2025). Meskipun demikian, warga yang merasa marah dengan insiden tersebut sempat merusak Polsek Kayangan pada Senin malam, sebagai bentuk protes terhadap tindakan oknum polisi.
Profil Rizkil Watoni Rizkil Watoni dikenal sebagai sosok pekerja keras. Ia lahir pada 1 Juli 1999 di Dusun Batu Jompang, Desa Sesait, Lombok Utara.
Sebelum menjadi ASN, Rizkil sempat merantau ke Malaysia untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit dan kemudian kembali ke Lombok setelah rumahnya hancur akibat gempa pada 2018. Rizkil juga pernah menjalani pendidikan di Universitas Nahdlatul Ulama Mataram dan Universitas Islam Sultan Agung Semarang, dengan jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi).
Kisah tragis ini menjadi perhatian publik, dengan banyak netizen yang merasa iba terhadap Rizkil dan keluarganya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih hati-hati dalam menangani kasus hukum dan menghindari praktik pemerasan.
JAKARTA Hujan deras yang mengguyur Jakarta sepanjang Sabtu malam menyebabkan puluhan RT dan ruas jalan masih tergenang air hingga Minggu
PERISTIWA
JAKARTA Jumlah pelanggan berbayar ChatGPT dilaporkan mengalami penurunan drastis menyusul pengumuman kerja sama antara OpenAI dengan Depar
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini bisa mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 dengan plafon pinjaman hi
EKONOMI
JAKARTA Pengguna dompet digital DANA berkesempatan memperoleh saldo gratis senilai Rp245.000, Minggu (8/3/2026), melalui berbagai aplika
EKONOMI
YOGYAKARTA Kedatangan ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Cirebon, Yahya Zainul Ma&039arif alias Buya Yahya, ke Istan
POLITIK
Deli Serdang Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo, menegaskan sinergitas antara Pemkab DeliSerdang dan Polres Pelabuhan Belawan da
PERTANIAN AGRIBISNIS
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyerahkan santunan kepada anak yatimpiatu dalam rangkaian kegiatan buka puasa ber
PEMERINTAHAN
MEDAN Direktur MATA Pelayanan Publik Abyadi Siregar mengaku kaget membaca penjelasan mendadak Badan Gizi Nasional (BGN), terkait adanya
NASIONAL
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mendukung program pemerintah yang dilaksanakan oleh Polres Tanjungbalai dalam upaya me
PERTANIAN AGRIBISNIS
TANJUNG BALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pesantren Kilat Ra
PENDIDIKAN