Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bener Meriah Salurkan Bantuan Sosial dan Santunan Anak Yatim
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
MYANMAR - Sebuah gempa bumi berkekuatan M7.7 mengguncang Nyanmar dan terasa hingga Bangkok, Thailand. Salah satu yang mengalami kepanikan tersebut adalah Jusuf Hamka, yang lebih dikenal dengan sebutan Babah Alun.
Dalam video yang diunggah di akun YouTube-nya, Babah Alun menceritakan pengalamannya saat merasakan guncangan gempa yang sangat kuat tersebut.
Gempa tersebut menyebabkan kerusakan besar, termasuk sebuah gedung yang tengah dibangun di Bangkok yang runtuh akibat guncangan.
Gedung ini, yang direncanakan akan menjadi sebuah supermall, sedang dalam tahap pembangunan saat bencana terjadi.
Babah Alun menceritakan momen-momen panik yang ia alami. Saat itu, ia berada di dalam sebuah gedung dan mulai merasa ada yang aneh ketika kursi di sekitarnya bergoyang.
"Saya pikir kenapa bangku goyang-goyang, saat lihat baju yang tergantung ternyata goyangnya maju mundur dan saya yakin ini adalah gempa," ujarnya dalam video tersebut.
Ia segera berlari untuk menyelamatkan diri, tetapi eskalator justru membawanya ke basement, yang membuatnya hampir jatuh kesandung koper. Ia akhirnya berlindung di bawah kolong jembatan.
Dampak gempa yang sangat kuat ini tidak hanya terasa di Thailand, tetapi juga merambat hingga ke beberapa negara tetangga, seperti China dan India. Di Bangkok, suasana menjadi kacau balau, dengan banyak warga yang panik, termasuk Babah Alun yang harus berjalan kaki sejauh 12 km untuk mencari taksi setelah transportasi umum berhenti beroperasi.
Meskipun kejadian tersebut menimbulkan kerugian besar dan merusak beberapa infrastruktur, Babah Alun merasa beruntung karena ia selamat dari bencana tersebut.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa gedung yang runtuh menewaskan sekitar 40 pekerja yang sedang bekerja di lokasi saat gempa terjadi.
Dalam video lain yang ia unggah, Babah Alun menunjukkan rekaman seorang crane yang patah akibat gempa.
Operator crane tersebut terlihat terlempar keluar dari ruang kendali, sebuah pemandangan yang semakin memperlihatkan betapa dahsyatnya kekuatan gempa tersebut.
Hingga saat ini, beberapa negara yang terdampak gempa belum memberikan laporan resmi mengenai kerugian material dan jumlah korban jiwa.
Namun, banyak pihak yang mengkhawatirkan dampak jangka panjang dari bencana besar ini.
Gempa yang mengguncang Nyanmar ini menjadi salah satu gempa terbesar yang tercatat pada tahun ini. Meski begitu, keberuntungan masih berpihak kepada banyak orang, seperti Babah Alun, yang bisa selamat meskipun berada di tengah-tengah ketakutan.
(gn/n14)
BENER MERIAH Polres Bener Meriah menyalurkan bantuan sosial berupa 50 paket sembako serta santunan kepada anak yatim dalam rangka menyam
NASIONAL
JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea membantah keras isu yang menyebut Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, R
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Perseteruan antara presenter Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Konflik yang awalnya ber
ENTERTAINMENT
JAKARTA Pemerintah kembali membahas arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas nasional yang bertuj
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait temuan audit Badan Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), di Istana Merd
EKONOMI
JAKARTA Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, membantah terlibat dalam kasus dugaan suap impor yang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, membantah keterlibatannya dalam dugaan kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjung
NASIONAL