Prakiraan Cuaca Bali Hari Ini, Senin 20 April 2026: Sebagian Wilayah Hujan Ringan
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah Bali pada Senin, 20 April 2026, didomina
NASIONAL
JAKARTA -Dua warga negara Indonesia (WNI) dikabarkan meninggal dunia di Kamboja.
Mereka adalah Rizal Sampurna, asal Banyuwangi, dan Ihwan Sahab, asal Bekasi.
Kabar duka tersebut disampaikan oleh Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, dalam konferensi pers di kantor Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Kamis (17/4).
Karding menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya kedua WNI tersebut.
"Kita berharap beliau diterima di sisi Allah Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga diberi kesabaran dan ketabahan menerima musibah ini," ucapnya.
Pihak P2MI menduga kuat kedua korban berangkat secara ilegal untuk bekerja di Kamboja.
Hal itu didasarkan pada hasil pelacakan data di sistem administrasi penempatan pekerja migran, SISKO P2MI, yang tidak menemukan nama kedua korban.
"Tidak ada data mereka maupun perusahaan yang mengirimkan mereka ke luar negeri. Pemerintah Indonesia juga tidak memiliki kerja sama resmi penempatan pekerja migran ke Kamboja," tegas Karding.
Kronologi Rizal Sampurna
Rizal diketahui berangkat ke Kamboja sejak Oktober 2024 melalui jalur laut ke Malaysia, tanpa sepengetahuan keluarganya.
Pada Januari 2025, ia sempat menghubungi keluarga dan mengaku bekerja di Kamboja, namun tak mengungkap siapa yang memberangkatkannya.
Puncaknya, pada 13 Maret 2025, Rizal kembali menghubungi keluarganya dan mengaku bekerja sebagai scammer.
Ia bahkan mengirimkan foto dirinya sedang diborgol.
Sebulan kemudian, pada 6 April, keluarga dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai otoritas Kamboja bernama Ihwan yang menyatakan Rizal telah meninggal dunia.
Namun tidak ada bukti resmi yang menyertai pernyataan itu.
Jenazah Rizal saat ini masih berada di Yim Funeral Services, Phnom Penh, dan tengah diupayakan pemulangannya oleh P2MI dan KBRI.
Kronologi Ihwan Sahab
Sementara itu, informasi tentang Ihwan Sahab diperoleh P2MI dari Disnaker Bekasi pada 4 April 2025.
Ihwan dikabarkan mengalami musibah dan dirawat di Rumah Sakit Kratie, Kamboja.
Sayangnya, pada 14 April 2025, Ihwan dinyatakan meninggal dunia.
KBRI Phnom Penh menyebutkan bahwa mereka tidak menemukan informasi soal perusahaan tempat Ihwan bekerja, sehingga menyulitkan proses pertanggungjawaban.
Menurut analisis dokter, Ihwan mengalami benturan di kepala dan diduga mengalami pecah pembuluh darah di otak.
Atas kesepakatan dengan keluarga, Ihwan dimakamkan di Kamboja dengan fasilitas penuh dari P2MI.
Karding menegaskan, pemerintah tidak melarang warga bekerja di luar negeri.
Namun, ia mengingatkan agar masyarakat menggunakan jalur resmi yang sesuai prosedur.
"Kami minta dengan hormat dan dengan sangat, bekerjalah melalui jalur resmi. Keyakinan kami, jika WNI bekerja secara legal, hampir tidak ada kasus tragis seperti ini," pungkas Karding.*
(d/a008)
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian wilayah Bali pada Senin, 20 April 2026, didomina
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pa
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami hujan ringa
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Seni
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Aceh akan diguyur hujan ringan pada Senin,
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca sebagian besar wilayah Sumatera Utara akan mengalami hujan
NASIONAL
OlehRuben Cornelius SiagianDI republik yang dibangun di atas luka sejarah, katakata seorang tokoh bangsa tidak pernah netral. Ia bisa mene
OPINI
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pengalamannya saat masih menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Gerakan Pemuda Ka&039bah (GPK) Imam Fauzan A. Uskara membantah tudingan adanya pemecatan massal ratusan pengurus Dewa
POLITIK
JAKARTA PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan dua kapalnya, Pertamina Pride dan Gamsunoro, hingga kini masih berada di kawa
NASIONAL