BREAKING NEWS
Selasa, 24 Februari 2026

Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Kalteng, Kementerian ESDM Tegaskan Tak Ada Izin

- Sabtu, 03 Mei 2025 13:32 WIB
Empat Pekerja Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Kalteng, Kementerian ESDM Tegaskan Tak Ada Izin
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KALTENG– Tragedi kembali terjadi di sektor pertambangan ilegal. Empat orang pekerja tewas tertimbun longsor saat melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Marapit, Kalimantan Tengah, pada Selasa (29/4/2025).

Peristiwa tragis ini memicu keprihatinan publik dan mendapat perhatian serius dari pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Melalui keterangan resmi pada Sabtu (3/5/2025), Kementerian ESDM menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Mereka menegaskan bahwa lokasi insiden merupakan area pertambangan ilegal, yang tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).

"Berdasarkan informasi dan verifikasi awal yang kami terima, lokasi kejadian tersebut merupakan wilayah kegiatan pertambangan ilegal," ungkap Kementerian ESDM.

Langkah Tegas Pemerintah

Kementerian ESDM menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam terhadap maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin yang membahayakan keselamatan jiwa dan merusak lingkungan. Kementerian berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan penertiban bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait.

"Sebagai langkah preventif dan korektif, Kementerian ESDM terus bersinergi untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan yang belum memenuhi ketentuan," lanjut pernyataan resmi tersebut.

Dorongan untuk Pertambangan Legal dan Aman

Kementerian ESDM juga menyerukan pentingnya edukasi masyarakat terkait bahaya pertambangan ilegal dan pentingnya menjalankan kegiatan tambang secara legal, aman, dan berkelanjutan. Selain demi keselamatan pekerja, pendekatan legal juga diyakini akan memberikan manfaat sumber daya alam secara adil kepada masyarakat dan negara.

"Kami berkomitmen meningkatkan edukasi masyarakat agar kegiatan pertambangan dijalankan secara legal, aman, dan berkelanjutan," tegas ESDM.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai identitas para korban. Pihak kepolisian setempat dikabarkan masih melakukan penyelidikan dan evakuasi di lokasi kejadian.*

(cb/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru