KPK Panggil Pejabat ESDM, Kasus Gratifikasi Batu Bara Masuki Babak Baru
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Pembinaan Pengusaha Batu Bara pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kemen
NASIONAL
KALIMANTAN UTARA -Insiden tenggelamnya kapal feri KMP Muchlisa di perairan Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menjadi perhatian publik setelah kapal naas tersebut mengalami kerusakan mesin dan akhirnya karam di kedalaman sekitar 20 meter.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (5/5/2025) siang, setelah kapal bertolak dari Pelabuhan Kariangau, Balikpapan, menuju Penajam sekitar pukul 11.30 WITA.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres PPU AKP Dian Kusnawan, kapal mengalami kerusakan pada mesin penggerak setelah sekitar 30 menit berlayar.
Kru kapal segera menginformasikan kondisi tersebut kepada para penumpang dan melakukan evakuasi ke kapal feri lain yang melintas di lokasi.
"Namun tidak lama setelah evakuasi, kapal mulai miring dan akhirnya tenggelam," ujar AKP Dian dalam keterangannya, Selasa (6/5/2025).
Meski seluruh 44 penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat dan tanpa mengalami luka, dua kru kapal, yakni Kahayu (chief kapal) dan Ilham (anak buah kapal/ABK), dilaporkan hilang dan belum ditemukan hingga saat ini.
Proses pencarian sempat dihentikan pada Senin sore pukul 17.00 WITA karena kondisi perairan yang keruh dan menghambat jarak pandang.
Tim gabungan dari Polres PPU, Basarnas, TNI AL, dan sejumlah instansi terkait akan kembali melanjutkan pencarian pada Selasa pagi pukul 06.30 WITA.
Selain penumpang, kapal juga mengangkut 14 unit kendaraan yang kini turut tenggelam bersama bangkai kapal.
"Penyebab pasti tenggelamnya kapal masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kerusakan mesin penggerak," tambah AKP Dian.
Insiden ini memunculkan kembali sorotan publik terhadap keamanan transportasi laut, khususnya feri penyeberangan di wilayah Indonesia timur.*
(cn/a008)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Direktur Pembinaan Pengusaha Batu Bara pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kemen
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 15 perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno, Universitas MH Thamrin, dan Universitas Terbuka memberikan tenggat w
POLITIK
MEDAN Akses jaringan internet dilaporkan mengalami gangguan hingga tidak dapat digunakan selama beberapa jam saat aksi unjuk rasa mahasi
POLITIK
JAKARTA Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Jakarta membubarkan diri
POLITIK
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur seko
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima 15 perwakilan mahasiswa yang sebelumnya menggelar aksi demonstrasi di kawasan Jal
POLITIK
JAKARTA Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perbaikan terhadap usulan anggaran tahun 2027. Per
POLITIK
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran sebesar Rp815,56 miliar dalam Rancangan Angg
EKONOMI
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara, Erni Ariyanti Sitorus, meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan praktik jual beli dapur dala
POLITIK
BANDA ACEH Analis kebijakan publik Dr. Nasrul Zaman melayangkan kritik terhadap Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta
NASIONAL