BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Akun X KPU RI Diretas, Sempat Sebar Konten Ijazah dan Judi Online

Adelia Syafitri - Rabu, 21 Mei 2025 11:25 WIB
Akun X KPU RI Diretas, Sempat Sebar Konten Ijazah dan Judi Online
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA— Akun resmi media sosial X (dulu Twitter) milik Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) dengan nama pengguna @KPU_ID dilaporkan mengalami peretasan, Rabu (21/5/2025).

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Anggota KPU RI Betty Epsilon Idroos.

"Sudah tertangani, Alhamdulillah," ujar Betty.

Ia memastikan bahwa tim KPU bergerak cepat memulihkan akun tersebut, yang sempat memuat konten tidak pantas dan menyesatkan.

Penanganan insiden ini ditangani langsung oleh Tim Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas KPU RI).

Menurut Betty, saat ini pihaknya masih fokus pada proses pemulihan akun sebelum menyelidiki lebih lanjut kronologi dan sumber peretasan.

"Sementara ini kita selesaikan masalah pemulihan akun dulu," tambahnya.

Sebelum kontennya dihapus, akun @KPU_ID sempat menampilkan unggahan yang menyinggung isu ijazah palsu dan mengandung promosi situs judi online.

Dalam unggahan tersebut, peretas menggunakan narasi provokatif untuk menyudutkan institusi dan menyelipkan tautan ke situs judi yang tidak relevan dengan tugas dan fungsi KPU.

Salah satu unggahan berbunyi:

"Kalian jangan meributkan tentang ijazah, saya membenarkan itu dan juga anggota komisioner KPU, daripada kalian meributkan hal yang seperti itu mending kalian bermain di website MA*****."*

Konten tersebut telah dihapus sepenuhnya oleh tim KPU setelah akses akun berhasil diamankan.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius soal keamanan siber di institusi penyelenggara pemilu, terutama menjelang agenda politik besar seperti Pilkada serentak 2024.

Pakar keamanan digital mendesak KPU untuk meningkatkan sistem keamanan akun media sosialnya, mengingat tingginya risiko disinformasi dan manipulasi publik melalui kanal resmi.

KPU RI berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memastikan insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.*

(km/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru