Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PADANG PARIAMAN – Kasus penemuan mayat mutilasi di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), terus menyisakan teka-teki.
Pagi ini, warga kembali dihebohkan dengan penemuan potongan kaki manusia yang diduga kuat berkaitan dengan tubuh tanpa kepala, tangan, dan kaki yang ditemukan sehari sebelumnya.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, membenarkan penemuan tersebut.
Potongan kaki tersebut ditemukan warga di Korong Talao Mundam, Nagari Ketaping, yang masih berada dalam aliran Sungai Batang Anai.
"Betul, potongan kaki ditemukan warga di aliran sungai pagi tadi. Lokasinya berjarak sekitar 3 kilometer dari penemuan mayat bagian badan kemarin," jelas Iptu Wadriadi, Rabu (18/6/2025).
Potongan tubuh yang ditemukan hari ini langsung dievakuasi ke rumah sakit oleh aparat kepolisian guna proses identifikasi dan autopsi lebih lanjut.
"Kalau mengacu pada bagian tubuh yang ditemukan kemarin, potongan ini diduga bagian dari tubuh korban yang sama," lanjut Wadriadi.
Sebelumnya, pada Selasa (17/6/2025) siang, seorang nelayan menemukan mayat dalam kondisi mengenaskan.
Tubuh tersebut tidak memiliki kepala, kedua tangan, kaki, maupun alat kelamin.
Posisi mayat saat ditemukan berada di tepian sungai dekat kapal milik nelayan tersebut.
Meski ada dugaan kuat bahwa korban adalah seorang laki-laki berdasarkan postur tubuh dan bentuk dada, identitas korban belum bisa dipastikan karena tidak ditemukan dokumen, pakaian, atau ciri khas yang melekat.
"Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian dan identitas korban. Dugaan sementara memang mengarah ke kasus pembunuhan berencana dengan cara mutilasi," tegas Kapolsek.
Polisi juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat.
"Kami berharap kerja sama masyarakat agar kasus ini bisa segera diungkap. Bila ada yang kehilangan keluarga laki-laki beberapa hari terakhir, segera laporkan," imbuhnya.*
(d/a008)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL