Pigai: Jangan Percaya Lembaga Survei di Indonesia, Banyak yang Abal-Abal
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti lingkungan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI setelah salah satu diplomat mudanya, Arya Daru Pangayunan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang mengundang tanda tanya di kamar indekosnya, Selasa (8/7/2025) siang.
Arya, yang menjabat sebagai diplomat ahli muda di Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI), ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di kamar indekos yang berlokasi di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.
Petugas kepolisian bersama sejumlah pegawai Kemenlu mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga sekitar.
Saat dilakukan pengecekan di dalam kamar, jenazah Arya ditemukan dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan wajah tertutup lakban.
Kapolsek Menteng Kompol Rinaldo Aser memastikan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif.
"Kami masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban," ujarnya saat dikonfirmasi.
Jenazah Arya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan autopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kerabat korban, Iyarman Waruwu, menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa ini.
Ia berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut.
"Hari ini kami mendapatkan kabar duka cita bahwa kerabat kami, Arya Daru Pangayunan, yang merupakan pegawai Kementerian Luar Negeri, pagi ini ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar indekosnya. Kami menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang, sembari menunggu hasil visum dan autopsi," tutur Iyarman.
Polisi hingga kini masih terus mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif di balik kematian yang diduga tidak wajar ini.
Pihak Kementerian Luar Negeri belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini, namun sumber internal menyebutkan bahwa Arya dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dan aktif dalam tugas-tugas perlindungan WNI di luar negeri.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera terungkap secara terang-benderang demi keadilan dan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan.*
(bs/a008)
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengkritik lembaga survei di Indonesia yang menilai kinerja Kementerian HAM masih
NASIONAL
PEMATANGSIANTAR Seorang pengemudi mobil, Sapriadi (47), diamuk warga setelah diduga meninggalkan lokasi kecelakaan lalu lintas di Kota P
PERISTIWA
MANGGARAI TIMUR Video Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman, yang terlihat emosional saat berdebat dengan petugas Badan Nasional P
PERISTIWA
SURABAYA Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi kegiatan Transformasi HKBP yang digelar Huria Kristen Batak Protestan (HKBP
PEMERINTAHAN
DAIRI Polisi mengungkap alasan RS, 52 tahun, yang diduga menganiaya dua anak berinisial AGP, 7 tahun, dan AP, 6 tahun, di Kabupaten Dair
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau kondisi ratusan warga korban angin puting beliung di Kecamatan Medan Johor, Kota M
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara menjelaskan alasan AKP Fadlun Al Fitri tidak dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) meski t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kebakaran huta
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL