JAKARTA - Kasus kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), masih terus didalami Polda Metro Jaya. Akhir pekan ini, penyidik telah memeriksa lima orang saksi kunci untuk mengungkap penyebab kematian ADP yang misterius.
Lima Saksi Diperiksa: Pekerja, Penjaga Kos hingga Istri Korban
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengungkap identitas saksi yang telah dimintai keterangan:
VD dan DMS, rekan kerja ADP
S, penjaga indekos yang pertama kali menemukan jenazah
FM, tetangga kamar indekos korban
MAP, istri ADP
Namun, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci temuan atau keterangan dari para saksi tersebut.
Polda Metro Jaya menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI) dalam proses penyelidikan. Tim sudah memeriksa organ dalam jenazah dan aspek psikologis korban:
Tim laboratorium forensik (labfor) memeriksa organ korban, dan hasilnya diperkirakan selesai dalam dua minggu setelah sampel diambil — diperkirakan masih enam hari ke depan.
Tim psikologi forensik juga melakukan pendalaman karakter korban sebagai bagian dari penyelidikan.
Arya Daru ditemukan tewas di kamar indekosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa pagi (8 Juli 2025). Jasad korban ditemukan di atas kasur dengan kepala terlilit lakban kuning dan masih tertutup selimut.
Kasus ini belum menemukan petunjuk kekerasan langsung atau motif yang jelas, sehingga penyidik menanti hasil labfor dan psikologi forensik untuk menguraikan misteri di balik kematian diplomat muda ini.*
(oz/j006)
Editor
:
Polda Metro Tuntaskan Pemeriksaan 5 Saksi dalam Kasus Kematian Diplomat Kemlu