Kapolri Terima Gelar Kehormatan Tapak Suci di Semarang, Diminta Jadi Cooling System Masyarakat
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
JAKARTA — Penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, kembali memasuki babak baru.
Temuan penting diungkap pada Minggu (27/7/2025) oleh Polda Metro Jaya yang menemukan rekam medis pribadi Arya di dalam tas ransel yang ia tinggalkan di rooftop lantai 12 Gedung Kemlu, sehari sebelum ditemukan tewas secara tragis di kamar kosnya, Menteng, Jakarta Pusat.
Tas ransel tersebut ditemukan oleh tim penyelidik pada Rabu (9/7/2025), tepat sehari setelah jenazah Arya ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yaitu kepala dibungkus plastik dan dililit lakban, namun tanpa tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.
Pintu kamar kos diketahui terkunci dari dalam, dan seluruh barang pribadi Arya dalam keadaan utuh.
"Penyelidik menemukan rekam medis korban yang berasal dari salah satu rumah sakit umum di Jakarta, tertanggal 9 Juni 2025," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak.
Meskipun isi detail rekam medis tersebut belum diungkap ke publik, dokumen tersebut menunjukkan bahwa Arya tengah menjalani rawat jalan untuk suatu kondisi medis yang tidak disebutkan.
Reonald menegaskan bahwa pihaknya masih mendalami relevansi temuan tersebut dengan penyebab kematian.
Rekaman CCTV internal Kemlu memperlihatkan Arya naik ke rooftop lantai 12 pada Senin (7/7/2025) pukul 21.43 WIB, membawa sebuah ransel dan kantong belanja.
Ia baru turun sekitar pukul 23.09 WIB, namun tidak lagi membawa tas tersebut.
"Diduga korban berada di rooftop selama sekitar 1 jam 26 menit. Kami terus dalami aktivitasnya selama di sana," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Menurutnya, keberadaan Arya di lokasi tersebut serta barang-barang yang ditinggalkannya menjadi fokus penyelidikan lanjutan.
Penelusuran terhadap kemungkinan keterlibatan pihak ketiga atau faktor lain yang menyebabkan kematian masih berlangsung.
Polda Metro Jaya juga telah menerima hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Namun, hasil tersebut belum dapat dipublikasikan karena masih dalam tahap sinkronisasi dengan bukti fisik lain, termasuk keterangan saksi dan analisis dari tempat kejadian perkara.
"Untuk hasil labfor sudah ada, sekarang kami sedang menyelaraskan dan mengumpulkan seluruh alat bukti agar bisa menemukan fakta yang sesungguhnya," ungkap Reonald.
Kasus kematian Arya Daru Pangayunan menjadi perhatian luas, baik di dalam negeri maupun internasional, mengingat posisi Arya sebagai diplomat muda yang dianggap berprestasi dan aktif dalam misi luar negeri.
Kematian dengan pola yang janggal serta penemuan dokumen pribadi di rooftop gedung kementerian telah memicu banyak spekulasi, mulai dari kemungkinan tekanan kerja hingga keterlibatan pihak luar.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, ilmiah, dan transparan. Hasil akhir akan disampaikan ke publik setelah seluruh bukti dikaji secara komprehensif.
"Kami masih bekerja keras untuk mengungkap motif dan penyebab kematian secara objektif. Semua akan disampaikan secara resmi setelah proses penyelidikan rampung," tutup Ade Ary.*
(wh/a008)
SEMARANG Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai manfaat hilirisasi perlu dirasakan lebih adil oleh daerah pengh
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya menegaskan bahwa dari 996 senjata yang ditemukan di ruang Ketua Yayasan sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah
EKONOMI
PANGKALPINANG Persoalan pemberitaan mengenai tin slag yang melibatkan PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (PT BBBS) memasuki babak baru. D
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti kasus kematian W (30), mantan istri anggota Polri di Medan, yang disebut meninggal ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti maraknya konten hoaks aksi demonstrasi di media sosial yang dis
POLITIK
JAKARTA Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat menyebutkan korban yang berhasil diselamatkan dalam
PERISTIWA
JAKARTA Sosiolog dari Universitas Syiah Kuala Aceh, Ahmad Humam Hamid, menyampaikan harapannya usai Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabum
POLITIK
JAKARTA Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapat
PERISTIWA