Iran Pilih Pakistan Jadi Juru Damai Lawan AS, Dubes Sebut Upaya Gencatan Senjata Jadi Kunci
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkap alasan negaranya memilih Pakistan sebagai mediator dalam konflik
INTERNASIONAL
JAKARTA - Media sosial kembali digegerkan oleh video viral yang memperlihatkan aksi seorang penumpang pria yang membuat kericuhan dalam kabin pesawat Lion Air.
Dalam insiden yang disebut terjadi pada penerbangan rute Jakarta–Medan pada Sabtu (2/8/2025) itu, penumpang terekam mengeluarkan kata-kata kasar, mengancam, bahkan sempat menyebut adanya bom di dalam pesawat.
Kejadian tersebut pertama kali diunggah oleh akun X (Twitter) @Neveralonely, lengkap dengan video berdurasi sekitar satu menit. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria mengenakan topi dan kaos cokelat duduk di kursinya sambil memarahi awak kabin dengan nada tinggi.
"Mau kau matikan aku, ya?" ucapnya lantang saat petugas meminta maaf atas keterlambatan penerbangan.
Ia kemudian melanjutkan dengan ancaman lain yang membuat suasana kabin menjadi tegang:
"Yang merasa petugas turun, mau itu polisi, tentara, turun. Ada bom. Yang enggak nyaman turun. Ini punya kita pesawatnya, biar tahu kalian," ujarnya keras sambil menunjuk-nunjuk.
Pemicu Diduga Karena Delay
Menurut narasi yang menyertai video, keributan dipicu oleh permintaan maaf dari awak pesawat karena pesawat mengalami keterlambatan (delay). Namun, entah apa yang membuat penumpang tersebut kehilangan kendali, ia meluapkan kemarahannya dengan menghina awak kabin dan memicu kepanikan.
Pria itu bahkan menyuruh awak pesawat menutup pintu sambil meneriakkan kata-kata bernada ancaman dan menyebut penumpang lain dengan makian.
"Berani kau masukkan orang-orang kayak gini duduk sama aku, an**g,"* teriaknya keras.
Penumpang Lain Resah, Awak Kabin Bertindak
Setelah beberapa saat, pria tersebut berdiri dan menuju toilet dengan alasan ingin buang air kecil. Namun, sejumlah penumpang mulai merasa tidak nyaman dan meminta awak pesawat untuk mengamankan pria tersebut.
"Diamankan saja itu, Pak. Kami enggak aman juga, Pak," kata salah satu penumpang dalam video.
Situasi yang semula panas perlahan diredakan oleh awak kabin. Pihak kru pesawat kemudian meminta seluruh penumpang untuk tetap tenang, dan menyebut petugas keamanan akan naik ke pesawat untuk menangani situasi.
Belum Ada Keterangan Resmi dari Lion Air atau Pihak Bandara
Hingga berita ini ditulis, pihak Lion Air belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Belum diketahui pula apakah pria yang mengancam itu diamankan setelah insiden terjadi.
Namun, insiden ini telah memicu reaksi luas dari warganet yang mengecam tindakan pria tersebut, terutama karena menyebut adanya bom dalam penerbangan komersial, yang dalam hukum penerbangan termasuk tindakan mengancam keselamatan penerbangan sipil, dan bisa dijerat dengan pidana berat.
Ancaman Bom Bukan Main-main
Pakar penerbangan dan keamanan menyebut bahwa menyebutkan kata "bom" di dalam pesawat, apalagi disampaikan secara terbuka dan bernada ancaman, termasuk pelanggaran serius terhadap hukum keselamatan penerbangan.
Dalam UU No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pasal 437 menyatakan bahwa barang siapa memberikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan, dapat dipidana hingga 8 tahun penjara.*
(bs/j006)
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkap alasan negaranya memilih Pakistan sebagai mediator dalam konflik
INTERNASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menghentikan sementara operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program
NASIONAL
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyebut kapalkapal yang tertahan di Selat Hormuz masih harus melalui prose
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Dalam operasi tersebut,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengapresiasi dukungan dari sejumlah tokoh nasional Indonesia
INTERNASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melepas ribuan kafilah dalam Pawai Ta&039aruf yang menandai dimulainya Musabaqah Tilawa
PEMERINTAHAN
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip Kadi.AGAMA dan Budaya selalu aktual sepanjang jaman, karena citra agama untuk menyelamatkan umat manusia,
OPINI
YOGYAKARTA Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menekankan pentingnya kewirausahaan dan integritas bagi generasi muda dalam menghadap
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, merespons usulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabu
NASIONAL
JAKARTA Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan meragukan proses peradilan militer mampu mengungkap motif di balik kasus pen
HUKUM DAN KRIMINAL