LPSK Resmi Berikan Perlindungan Andrie Yunus dan Saksi Kasus Penyiraman Air Keras
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) resmi memberikan perlindungan kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi ko
NASIONAL
JAKARTA – Pernah merasa udara malam terasa lebih dingin saat langit begitu cerah tanpa awan?
Ternyata, itu bukan sekadar perasaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena tersebut memang memiliki penjelasan ilmiah yang masuk akal.
Unggahan di media sosial yang membahas hal ini sempat menarik perhatian publik pada awal Maret lalu.
Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa langit cerah tanpa awan menyebabkan panas dari permukaan Bumi cepat menghilang karena tidak ada awan yang menahannya.
Akibatnya, udara malam terasa jauh lebih dingin.
Keterangan ini dibenarkan oleh Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani.
Ia menjelaskan bahwa langit cerah tanpa awan memang menjadi salah satu penyebab utama turunnya suhu udara secara drastis pada malam hari.
"Langit cerah tanpa awan memungkinkan radiasi permukaan Bumi cepat menghilang saat malam hari, menyebabkan pendinginan yang cukup ekstrem di permukaan," ujar Ida, Jumat (15/8/2025).
Penurunan suhu ekstrem saat malam hari tersebut dikenal dengan istilah bediding, sebuah istilah lokal yang merujuk pada kondisi udara sangat dingin di malam hingga pagi hari, terutama saat puncak musim kemarau.
"Fenomena ini lazim terjadi pada bulan Juli hingga Agustus, dan umumnya lebih terasa di wilayah dataran tinggi seperti Dieng, Bromo, atau Ruteng," jelas Ida.
Meskipun begitu, bediding juga dapat dirasakan secara luas di wilayah selatan khatulistiwa, termasuk Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
BMKG mencatat setidaknya tiga faktor utama yang memicu fenomena bediding, yaitu:
1. Angin Timuran dari Australia
Angin ini bersifat kering dan dingin, terjadi karena aktifnya monsun dingin Australia pada periode Juni–Agustus.
2. Langit Cerah Tanpa Awan
Tidak adanya awan membuat panas dari Bumi langsung terlepas ke atmosfer luar, tanpa penghalang, sehingga suhu udara turun drastis.
3. Kelembapan Udara yang Rendah
Udara kering tidak mampu menahan panas seefektif udara lembap, sehingga suhu permukaan cepat menurun saat malam tiba.
BMKG memperkirakan bahwa fenomena bediding akan berlangsung hingga awal September 2025, seiring masih berlangsungnya musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan.
Meski bukan kondisi berbahaya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, agar tidak mengalami gangguan kesehatan akibat suhu dingin ekstrem.*
(km/a008)
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) resmi memberikan perlindungan kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi ko
NASIONAL
JAKARTA Kepala Dadan Hindayana menyatakan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp 5 triliun melalui p
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Bupati Gus Irawan Pasaribu menggelar buka puasa bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertika
PEMERINTAHAN
MEDAN Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Sumatera Utara menyatakan siap menampung pengaduan dan mendampingi konsumen Citraland yang merasa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan Kemenkes RI memastikan biaya perawatan Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, akan digratiskan di Rumah
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dapat menembus level 10.000 pada tahun 2026,
EKONOMI
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh menetapkan pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026.Wakil Ketua
NASIONAL
BATU BARA, 16 Maret 2026 Kepala Desa Bogak, Fazzary Akbar, SE, menghadiri rapat koordinasi terkait maraknya aksi tawuran remaja di wilay
NASIONAL
BINJAI Abd Kadafi Pane terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Binjai untuk masa bakti 202
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyatakan harga bahan kebutuhan pokok di Medan masih relatif stabil menjelang Hari Ray
EKONOMI