Satu rumah rusak berat milik Tamsir (Dukuh Gendono)
Empat rumah rusak sedang, milik Sureni, Sukrin, Suntari, dan Suparman
BPBD Blora juga telah berkoordinasi dengan Pertamina HSSE dan Badan Pengelola Energi (BPE) untuk penanganan lanjutan.
Penanganan Medis dan Rujukan Masih Berjalan
Menurut laporan RSUD dr. R. Soetijono Blora, satu korban meninggal saat tiba di IGD dengan luka bakar mencapai 90%. Sementara empat lainnya mengalami luka bakar serius dan sedang dalam proses rujukan ke rumah sakit rujukan besar melalui Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute).
"Kami sedang menunggu dokter untuk rujukan ke RSUP dr. Kariadi Semarang dan RSUD dr. Soetomo Surabaya," kata Farida, Kabid Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora.
Pihak berwenang mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi kebakaran karena risiko ledakan lanjutan dan paparan gas berbahaya masih tinggi.*