Massa demo 25 Agustus terlibat bentrok dengan petugas kepolisian di kawasan Pejompongan, Jakarta, Senin (25/8/2025). (foto: CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mendesak aparat kepolisian untuk segera mengungkap keberadaan tiga orang yang dinyatakan hilang pasca demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025 lalu.
Menurut Andreas, hilangnya warga negara dalam sebuah aksi massa adalah persoalan serius yang menjadi tanggung jawab negara untuk diusut tuntas."Masih ada tiga orang yang belum ditemukan atau hilang dalam proses kemarin. Itu adalah tugas negara, dalam hal ini kepolisian, untuk menemukan dan menjelaskan apa yang terjadi," ujar Andreas di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (16/9/2025).
Lebih lanjut, Andreas memperingatkan agar peristiwa ini tidak menjadi pengulangan dari kasus-kasus penghilangan paksa yang pernah terjadi di masa lalu, khususnya saat masa reformasi 1998, di mana sejumlah aktivis dinyatakan hilang dan tak pernah ditemukan hingga kini."Jangan sampai kita mengulang lagi seperti peristiwa sebelumnya, orang hilang dan tidak pernah ditemukan. Ini adalah bagian dari tugas negara yang harus dijalankan aparat, terutama kepolisian," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) telah merilis daftar tiga orang yang masih belum diketahui keberadaannya pasca-demonstrasi besar yang terjadi di Jakarta pada 30–31 Agustus 2025. Mereka adalah:1. Bima Permana Putra