JEMBRANA - Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam pemulihan pasca-bencana. Usai banjir yang melanda wilayah Jembrana, Bali, TNI, Polri, dan masyarakat Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, bersatu dalam aksi bersih-bersih lingkungan, Jumat (19/9).
Kegiatan terpusat di Banjar Anyar Tembles, dipimpin oleh Babinsa Serka Nym Agus Mahendra, Bhabinkamtibmas Aiptu Dewa Gede Suarnata, dan Aipda I Ketut Gede Darma Wibawa, didampingi oleh Polprades Gusti Komang Ardana. Mereka memimpin warga membersihkan sampah dan lumpur yang tersisa akibat banjir.Tujuan Kegiatan: Lebih dari Sekadar Bersih-Bersih
Kegiatan gotong royong ini bertujuan:Memulihkan kondisi lingkungan
Mencegah penyakit pasca-bencanaMemastikan saluran air berfungsi kembali
Meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkunganAksi ini juga mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana ke depan.
Kolaborasi Semua ElemenKegiatan ini mendapat dukungan penuh dari:
Camat Mendoyo I Putu Nova NovianaDanramil 1617-02/Mendoyo Lettu Inf I Made Sujana Arianta
Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan SartikaPerbekel Desa Penyaringan I Made Dresta
Bendesa Adat Drs. I Nyoman SumertaKetua BPD dan Ketua LPM
Partisipasi aktif dari anggota Koramil, Polsek, Linmas, tokoh adat, dan masyarakat Banjar Anyar Tembles menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.Simbol Kepedulian dan Kebangkitan
Kehadiran para pemimpin dan warga secara langsung menunjukkan komitmen bersama untuk mempercepat pemulihan. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata kekuatan solidaritas dalam menghadapi tantangan alam.Jembrana kembali membuktikan: dengan semangat persatuan, masyarakat bisa bangkit lebih cepat dan kuat dari bencana.*
Editor
:
Gotong Royong Pasca Banjir di Jembrana: TNI-Polri dan Warga Bersinergi Pulihkan Lingkungan