BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Dituding Terima Pesanan Bandar Narkoba, Mahasiswa Geruduk DPRD Binjai Tuntut Klarifikasi

Ronald Harahap - Selasa, 23 September 2025 10:06 WIB
Dituding Terima Pesanan Bandar Narkoba, Mahasiswa Geruduk DPRD Binjai Tuntut Klarifikasi
Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Binjai, Senin (22/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BINJAI – Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Binjai, Senin (22/9/2025).

Demonstrasi ini digelar untuk menuntut klarifikasi dari tiga anggota DPRD Binjai, yaitu Azrai Aziz, Ronggur Simorangkir, dan Yudi Pranata, atas pernyataan kontroversial mereka yang menyebut aksi mahasiswa sebagai "pesanan bandar narkoba."

Pernyataan tersebut dianggap sebagai bentuk pembunuhan karakter terhadap gerakan moral mahasiswa yang menuntut pemecatan Ajie Karim dari kursinya sebagai anggota DPRD Sumatera Utara, setelah video dirinya diduga tengah dugem di sebuah tempat hiburan malam viral di media sosial.

Baca Juga:
Koordinator aksi, Pangeran Siregar, dengan tegas mengecam ketiga anggota dewan tersebut yang menurutnya justru membela Ajie Karim dengan cara melontarkan tuduhan tanpa dasar terhadap gerakan mahasiswa.

"Ketiga oknum ini membela Ajie Karim dengan tudingan murahan, tapi tidak punya nyali menjumpai kami. Mereka pengecut yang lebih memilih sembunyi daripada mempertanggungjawabkan ucapannya," ujar Pangeran di hadapan massa aksi.

Selama aksi berlangsung, tidak satu pun dari ketiga anggota DPRD tersebut menemui mahasiswa.

Dalam orasinya, JMI menuntut agar DPRD Binjai segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang wajib dihadiri oleh pimpinan DPRD Binjai, tiga anggota dewan yang disebut, pihak Polres Binjai, serta perwakilan mahasiswa.

Menurut JMI, forum RDP ini penting untuk membuka ruang klarifikasi atas tuduhan serius tersebut dan membuktikan apakah tudingan itu benar atau hanya strategi untuk melindungi Ajie Karim dari tekanan publik.
Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bentrok di Sihaporas, Seragam Berlambang Polri Dipertanyakan dalam Penyerbuan PT TPL
FSPMI Gelar Aksi Damai di ADPR RI, Polisi Apresiasi Kedewasaan Buruh
PT Medan Kuatkan Vonis Mati Empat Kurir Sabu 40 Kg
Sekdaprov Sumut Resmikan UHC Prioritas di Binjai: Warga Bisa Berobat Gratis Hanya Pakai KTP
Viral di TikTok, Ipong Dalimunthe Diduga Terima Uang Rp10 Juta untuk Masuk Honorer, Ini Faktanya
Setelah Viral ‘Merampok Uang Negara’, Wahyudin Moridu Kini Dibidik KPK
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru