BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Jalur Medan-Berastagi Tertutup Longsor, Polres Karo Imbau Pengendara Pilih Jalur Alternatif

Redaksi - Jumat, 29 November 2024 11:25 WIB
Jalur Medan-Berastagi Tertutup Longsor, Polres Karo Imbau Pengendara Pilih Jalur Alternatif
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Karo – Bencana tanah longsor yang terjadi pada Selasa (26/11/2024) mengakibatkan jalur utama Medan-Berastagi, khususnya di kawasan Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, terputus. Hingga Jumat (29/11), akses jalan tersebut masih tertutup material longsor, menyebabkan kemacetan panjang dan mengisolasi kawasan Berastagi dengan Kota Medan.

Longsor yang menimpa sejumlah titik tebing sepanjang jalan, mulai dari Jembatan Sembahe hingga Tikungan Tirtanadi, menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Pembersihan material longsor pun terus berlangsung, namun prosesnya memakan waktu cukup lama.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto, mengungkapkan bahwa Polres Tanah Karo sejak awal telah memberikan imbauan kepada pengendara yang berencana melintasi kawasan tersebut untuk mencari jalur alternatif. Meskipun demikian, pihaknya masih menerima laporan tentang sejumlah pengendara yang belum mengetahui kondisi terkini jalur Medan-Berastagi yang tertutup longsor.

“Oleh karena itu, kami kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif melalui Simalungun bagi kendaraan berat dan Langkat/Binjai bagi kendaraan pribadi,” ujar Eko.

Eko juga menjelaskan bahwa pihak Polres Tanah Karo telah memasang beberapa baliho informasi di lima titik strategis mulai dari kawasan Tahura hingga ke Penatapan, yang berada di perbatasan Kabupaten Karo dan Deli Serdang. Informasi tersebut berisi peringatan tentang risiko longsor dan petunjuk jalur alternatif yang dapat digunakan oleh pengendara. Selain itu, petunjuk juga disediakan di wilayah Simalungun dan Langkat.

Pihak Polres Tanah Karo juga menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra di jalur rawan longsor, terutama saat hujan. “Kami mengingatkan para pengendara untuk tetap waspada dan memilih tempat yang aman jika situasi tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan,” tambah Eko.

Dinas Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim hujan akan berlangsung hingga akhir tahun 2024. Oleh karena itu, pengendara yang melintasi kawasan ini diimbau untuk memantau kondisi cuaca dan informasi terkini tentang jalur yang dapat dilalui.

Polres Tanah Karo berharap, dengan adanya pemasangan banner informasi dan imbauan ini, dapat meminimalisir potensi kecelakaan dan memberikan panduan aman bagi pengendara selama masa pembersihan material longsor. Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti informasi melalui media resmi agar tidak terjebak dalam situasi yang berbahaya.

(JOHANSIRAIT)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru